>Pisang Hijau (Pisang Ijo)

Pisang Ijo….Pisang Ijo….mariki makan pisang ijo

Makan Pisang Hijau di Salah satu kafe di makassar, sewaktu jalan2, apa lagi pas Terik-teriknya matahari…. cocokmi itu, cuaca panas kita makan yang dingin-dingin…Ok mi tooh.
Pisang Ijo juga termasuk salah satu makan khas dari makassar. Pisang Ijo (Hijau) Terbuat dari pisang raja, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan dan air daun pandan sebagai pewarna dan pengharum sehingga berwarna hijau, disajikan dengan saus yang diberi es serut dan sirop. bagi yang ingin mencoba membuat sendiri. silahkan tulis/ dan ikuti resep dibawah


RESEP MEMBUAT PISANG IJO
:Bahan:
200 gr tepung beras, ayak.
½ sdt garam
350 ml air
150 ml air daun suji
½ tetes pewarna hijau
100 gr tepung sagu
8 buah pisang raja yang matang

Papeda (saus/ kuah kental):
900 ml santan dari 1 buah butir kelapa
75 gr tepung beras
gula pasir secukupnya
1 lembar daun pandan, simpulkan

¼ sdt garam
 

Pelengkap:

Es Serut
100 ml sirop DHT rasa pisang ambon
100 ml susu kental manis
Cara Pembuatan:
– Campurkan tepung beras, garam, air, air daun suji, dan pewarna hijau, aduk rata. Jerang di atas api kecil hingga mendidih sambil aduk-aduk agar adonan tidak berbutir. Lalu angkat.sisihkan.
– Kemudian masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil aduk-aduk hingga kalis. Bagi adonan menjadi enam. Bulatkan dan tipiskan kurang lebih ½ centi
– Balutkan pada setiap pisang dengan adonan tepung beras hingga semua bagian tertutup dengan rata.
– Rebus pisang dalam air mendidih hingga mengapung dan adonan matang. Angkat. Tiriskan. Biarkan dingin.
Untuk bubur: Campurkan semua bahan (santan, tepung terigu, gula pasir, daun pandan dan garam) aduk rata. Jerang di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat.Sisihkan. Biarkan dingin
Penyajian: Potong-potong pisang ijo. Letakkan di atas piring saji.  Tuangkan bubur. Tambahkan es serut, sirop, dan susu kental manis. hmmm… Assipa’na dottoro’…..
Untuk 8 porsi.
Iklan

>BARONGKO

>






Barongko…. Barongko….
Makan Barongko…. deeeh….
Dimana ada Barongko, biasanya disaat ada acara pernikahan/ perkawinan adat Bugis Makassar, tapi sebenarnya di zaman sekarang walau bukan atau tidak ada acara pernikahan pun jikalau kita mau makan Barongko…. bisa-bisa aja kok….. kita tinggal beli di toko kue langganan kita….akan tetapi menurut cerita sejarah…. barongko merupakan penganan/ makanan penutup khas Suku Bugis Makassar yang terbuat dari Kukusan pisang kepok matang yang dibungkus denmgan daun pisang. Dulunya Barongko dihidangkan disaat para raja-raja dari suku bugis makassar selesai makan (sebagai hidangan penutup) serta disaat penjamuan tamu-tamu raja.
Biasanya untuk menambah cita rasa serta penampilan dari Kue Barongko, pembuat kue tersebut memberi tambahan irisan/ potongan nangka, kelapa muda, serta Biji delima.
bagi anda yang ingin membuat barongko sendiri di rumah, silahkan anda mencatat resep di bawah ini. 


RESEP KUE BARONGKO PISANG
Bahan:
1.       1 sisir pisang kepok matang
2.       3 butir telur, kocok lepas
3.       50 gram gula pasir
4.       ¼ sendok teh garam
5.       ¼ sendok teh vanili bubuk
6.       100 ml santan dari ½ butir kelapa
7.       Daun pisang untuk membungkus

Cara Membuat Resep Kue Barongko Pisang:
1.       Kupas pisang, potong-potong, haluskan
2.       Tambahkan telur, gula pasir, garam, vanili, santan. Aduk hingga rata
3.       Ambil selembar daun pisang, masukkan 2 sendok makan adonan. Bungkus bentuk tumpi.
4.       Kukus 30 menit hingga matang

>IKAN PALLU CE’LA (ikan masak garam)

>

Ikan Pallu Ce’la bisanya terbuat dari ikan Cakalang, Layang, Bolu, Sibula’/Tembang. kebanyakan warga makassar suka mengkonsumsi ikan tersebut, ada yang langsung beli jadi (sudah dimasak) adapula yang membuat dirumah. 
Ikan pallu Ce’la biasanya dibuat dengan bahan2 yang sederhana saja serta mudah/ gampang didapatkan, antara lain garam serta kunyit saja. dalam pembuatan ikan pallu ce’la, kita harus memasak ikan tersebut dicampur dengan bahan2 tadi hingga airnya betul-betul meresap, sehingga rasa garam sarta aroma kunyit merata kedalam tubuh ikan. sehingga  tampilan Ikan pallu Ce’la semakin menarik tentunya.

>COTO MAKASSAR

>



Maco deeh….. (makan coto deeh)…..
Seluruh warga indonesia pasti kenal, yang namanya COTO MAKASSAR. makanan yang satu ini adalah salah satu makanan khas dari Kota Daeng (Makassar), apa lagi kalo Coto di makan pada waktu makan siang (saat tengah hari) sampe keringat juga keluar….Hmmmmm Mantabzzzzz surantabz…….Assipa’na……
Potongan daging serta kuah yang bercampur dengan gilingan kacang sehingga membuat kuahnya kental & gurih……. ada pula Potongan Hati + Limpa + Jantung (HALIJA) atau  Otak + Lidah (OLI), & berbagai macam selera dari pemesan (costumer)….. di beri perasan jeruk nipis…. Hmmm sampe2  NIKALUPPAI INRANGA…. nakana Dg. Tiro….. heheheh
ehhhh jangki lupa makan coto (MACHO) enaknya dimakan dengan pasangannya (KETUPAT)….
Harga Coto dipasaran dimulai kisaran Rp 7.000,-/mangkok… hingga kisaran harga puluhan ribu/ mangkok, namun adapula Warung2 coto yang memberi bonus gratis ketupat… Hmmm mau pilih yang mana Q….??? silahkan mencoba…..


Mariki’ di”………..Tabe’……….