BEBERAPA RESEP UMPAN JITU

 

 

 

Beberapa ramuan umpan ikan berikut ini digunakan untuk satu hari pemancingan. Jika dianggap terlalu banyak maka takaran menu dapat anda ubah sendiri sesuai dengan perbandingannya.

 

 

RESEP UMPAN (1) 

 

2,5 kg ikan mas atau belut (lendong dalam bahasa makassarnya)

 

cara membuat :

 

Bila memakai ikan mas, buang isi perut dan insangnya, kukus hingga masak. Untuk belut, masukan saja ke dalam kantong plastik bening dapat juga ditambahkan daun pandan dan sedikit daun sereh, kukus hingga matang.
Cara pakai cukup diambil dagingnya saja, kaitkan pada kail. 

 

 

RESEP UMPAN (2)

 

30 Tongkol jagung muda
1,5 ons ubi kayu/ singkong
0,5 butir kelapa muda
1 blok keju Kraft
Roombutter Weijmans secukupnya
5 butir kuning telur bebek ( boleh tidak dipakai )
3 kg kroto (kroto beras)

 

Cara membuat :

 

 

Jagung, singkong, kelapa muda dan keju diparut lalu dicampurkan dengan sisa bahan dan diaduk rata. Adonan dibungkus rapat dengan alumunium foil. Dikukus selama 2 jam dengan api kecil, air sudah harus mendidih saat adonan dimasukkan. Kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

 

RESEP UMPAN (3).

5 kg ubi jalar
2kg daging belut
Ocoy (pengeras umpan) secukupnya
2 kg kroto

 

Cara membuat :

 

Ubi jalar dikupas. Ubi jalar, daging belut, dan ocoy dicampurkan kemudian dihaluskan dengan blender. Ocoy fungsinya sebagai pengeras. Bila tidak ada, bisa diganti dengan tepung mie atau susu bubuk. Saat akan dipakai, adonan dicampur lagi denagan kroto.

 

 

RESEP UMPAN (4)

 

1 kg ubi kuning
20 tongkol jagung manis
1 pak keju Kraft (250 g)
250 gram mentega
3 kaleng ikan tuna
250 gram Bubur bayi Cerelac rasa pisang
10 ekor belut
8 butir telur (bagian kuningnya saja)
Susu murni secukupnya
1 kg kroto

 

Cara membuat :

 

Ubi, belut dan parutan jagung manis dikukus terpisah. Untuk jagung kukus setengah matang saja.Parut ubi dan keju, haluskan daging ikan tuna dan daging belut. Campurkan semua bahan di atas tadi aduk hingga rata. Untuk kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

 

 

RESEP UMPAN (5)

 

2 bungkus Indomie kari ayam
4 butir telur ayam kampung
2 sendok makan penuh bubur bayi Nutrisia beras
1 sendok makan susu bubuk Infamil
2 sendok makan roombutter Weijmans
1 sendok teh keju Kraft
1 sendok teh bubur bayi Cerelac beras

 

Cara membuat :

 

Indomie diblender sampai halus lalu diaduk dengan kuning telur yang sudah dikocok. Roombutter dipanaskan sampai mencair. Ke dalamnya lalu dimasukkan keju parut dan diaduk. Pemanasan diteruskan dengan api kecil. Bahan-bahan lain kemudian dicampurkan. Selama pengadukan, api harus tetap kecil supaya adonan tidak hangus. Setelah warnanya agak kuning, bubur bayi Cerelac beras dimasukkan dan diaduk lagi. Adonan didinginkan sebelum dimasukkan kedalam kaleng untuk disimpan. Cerelac berfungsi untuk pengeras umpan. Apabila saat dipakai umpan terlalu lembek ( mudah hancur ), tepung Cerelac dapat ditambahkan lagi. Sebelum dipakai umpan harus dicampur rata dengan telur semut merah atau kroto secukupnya.

 

 

 

RESEP UMPAN (6)

 

1,5 bungkus mie instan
3 sendok makan pelet
2 ons kelapa parut
2 ons ubi jalar putih atau kuning
2 ons ikan tongkol segar atau olahan
1,5 ons susu bubuk full cream
4 butir telur bebek ( mentah atau asin )
1,5 ons keju
2 ons kroto
3 tetes esen nangka

 

Cara membuat :

 

Mie instan dan pelet dibuat menjadi tepung, kelapa parut dibuat santan dan digodok sampai keluar minyaknya. Ubi jalar dikupas dan dicuci bersih lalu dikukus sampai matang. Ikan tongkol dicuci bersih dan dikukus sampai matang. Kulit dan duri ikan dibuang kemudian ikan digoreng dengan minyak hasil rebusan santan kelapa.Telur bebek mentah digodok sampai matang dan diambil bagian kuningnya. Keju diparut. Semua campuran bahan diaduk atau ditumbuk bersama susu dan esen sampai benar – benar halus dan tercampur dengan baik. Kroto diseduh dengan air mendidih. kotoran dan semut yang masih ada dibuang lalu ditiriskan dengan sedikit diperas. Kroto dicampurkan dengan umpan pada saat mulai mancing.

 

 

RESEP UMPAN (7)

 

2 tongkol jagung manis (sweetcorn ) muda
1,5 ons ubi jalar manis
1 ons singkong
0,5 ons keju Kraft
2 kuning telur ayam kampung
0,5 sendok teh gula pasir
0,5 sendok garam
1 ons kacang tanah
2 ons kacang mete
mentega secukupnya

 

Cara membuat :

 

Kacang mete dan kacang tanah digoreng dengan mentega, setelah matang keduanya kemudian diblender sampai benar-benar halus. Jagung muda, ubi jalar, dan singkong dikupas lalu diparut sampai halus demikian juga keju kraft dihaluskan, diaduk jadi satu dengan bahan-bahan yang lain, kemudian dibungkus, dikukus dengan api besar sampai matang. Pada saat digunakan, umpan umpan jagung ini harus dicampur dulu dengan kroto atau daging belut.

 

 

 

RESEP UMPAN (8)

 

3 buah ubi jalar manis
1 kaleng Tuna (Tuna in oil)
2 bungkus Chiki Snack keju
2 bungkus pelet merah
1 tutup botol minyak ikan (Scott’s Emultion White)

 

Cara membuat :

 

Kukus ubi jalar, parut dan haluskan. Remas Chiki Snack hingga hancur, campurkan dengan adonan aduk lagi sampai rata. Tuna kaleng dibuka tuangkan minyaknya saja tambahkan sedikit air tuang lagi ke adonan (daging ikan dapat dipakai ke umpan lain). Masukkan pelet dan minyak ikan Scott’s, aduk hingga merata. Campurkan kroto atau daging belut saat akan dipakai.

 

 

RESEP UMPAN (9)

 

20 tongkol jagung manis
1/3 kelapa ukuran sedang.
1 kg ubi kuning
1 blok keju Kraft
3/4 sendok makan mentega Weijmans
8 butitr telur bebek
1 liter susu sapi murni.

 

Bahan campuran lain :
4 ekor bandeng hitam basah
2 Kg kroto putih segar

 

Cara membuat :

 

Jagung dan kelapa digiling halus. Ubi kuning dikukus lalu diparut. Keju diparut. Susu sapi dimasak diatas api kecil sambil terus diaduk hingga tinggal 6 sendok makan. Telur bebek ( 5 butir campur dan 3 kuningnya saja ) diaduk dengan mixer pada kecepatan tinggi. Jagung, kelapa, ubi, keju, susu sapi, dan mentega dicampurkan ke adonan telur sambil terus diaduk pada kecepatan tinggi. Umpan siap dipakai. Catatan : Jika akan dipakai mancing pada pagi hari, umpan harus dibuat malam hari dan harus sudah jadi tepat menjelang pagi.
Cara memakai : Kroto puith sebanyak 1/2 dikukus lalu dicampur pelet. Gunakan sebagai bom. Kroto dikukus dengan maksud agar bisa tenggelam. Seperti biasa, sebelum dipasang umpan harus dicampur lagi dengan kroto di bagian luarnya. Jika ikan mas di kolam ternyata menyukai umpan amis, selain kroto, adonan boleh dicampur lagi dengan daging bandeng yang sebelumnya telah dikukus dan dihaluskan. Daging bandeng bisa dicampur langsung ke adonan atau hanya dibagian luar.

 

 

RESEP UMPAN (10)

 

2 kg kroto beras
2 butir telur ayam
500 gram tepung ketan
Daun pandan

 

Cara membuat :

 

Rendam kroto dengan air panas, bersihkan hingga tersisa yang putihnya saja. Kocok telur, tambahkan tepung ketan, aduk dan ratakan tambahkan sedikit air agar adonan tidak liat (agak encer). Masukkan kroto sedikit demi sedikit, aduk secara perlahan agar kroto tidak terlalu hancur. Gunakan daun pisang untuk membungkus adonan tambahkan daun pandan agar menjadi wangi, jadikan beberapa bungkus kecil. Lalu dikukus dengan api kecil. Saat akan dipakai beri kroto segar, tak perlu diaduk, pulungan umpan cukup diguling-gulingkan saja pada kroto. Jika umpan terlalu lembek dapat ditambahkan pengeras.


 

 

 

RESEP UMPAN (11)

 

150 gram ubi jalar
100 gram singkong
2 tongkol jagung manis
50 gram keju
2 kuning telur ayam kampung
1,5 sendok makan gula
1,5 sendok garam halus
50 gram kacang tanah goreng
50 gram kacang mete goreng

 

Cara membuat :

 

Kukus ubi jalar, singkong, dan jagung manis sampai setengah matang. Parut keju kemudian aduk rata bersama kuning telur. Giling kacang tanah dan mete dengan blender, goreng sampai halus. Tambahkan ubi jalar, singkong, jagung yang telah dikukus, keju dicampur kuning telur, garam, dan gula. Blender sekali lagi hingga halus dan tercampur merata. Kukus adonan yang telah diblender diatas cetakan kue beralas daun pisang kurang lebih 30 menit. Campurkan kroto sewaktu akan digunakan.

 

 

                ……SELAMAT MENCOBA….. SMOGA HASIL PANCINGAN ANDA BANYAK……. 



IKAN KAKAP

Ikan kakap merah adalah jenis ikan laut yang sangat popular di kalangan pemancing. Dengan besar ikannya yang bisa mencapai 2 – 3 kg bahkan lebih, memancing ikan kakap merah merupakan tantangan tersendiri. Dengan teknik memancing yang memadai disertai kesabaran dan kejelian yang tinggi, kakap merah akan sukses dibawa pulang…Selain itu juga kakap merah merupakan bahan masakan yang sudah terkenal sejak tempo dulu, terutama masakan china, nama masakannya adalah Ang Shio he…Alias kakap asam manis…nyam ..nyam..aduh..moga2 benar namanya…he3

 

Ikan kakap merah

Untuk bisa memancing ikan kakap merah sungguh diperlukan teknik yang tepat, supaya mendapatkan hasil yang melimpah, nah cara – cara disamping ini mungkin bisa dijadikan beberapa acuan untuk memancing :

 

- Tempat : Ikan kakap termasuk ikan dasar perairan laut. Ikan ini akan bertempat tinggal dan berembunyi di karang – karang dan di dasar perairan. Carilah lokasi yang banyak terdapat karang – karangnya. Kebanyakan adalah rumpon – rumpon baik alami atau buatan, serta dekat kapal – kapal yang karam. Sehingga merupakan tempat persembunyian terbaik untuk berbagai jenis ikan. Jadi pemasangan mata pancing harus disesuaikan dengan target sasaran anda. Buatlah cabang dari senar utama sebanyak 3 sampai 4 mata kail dengan pemberat utama yang beratnya cukup sehingga tidak terombang – ambing arus dasar lautan. Dan beri jarak antara dasar pemberat sampai cabang pertama kail sepanjang kurang lebih 1 M sehingga tidak sampai mata kail tersangkut batu karang.

 

- Umpan : Sebagai ikan dasar, ikan kakap merah memiliki pola hidup paling banyak di dasar laut, dengan makanan pokoknya adalah ikan kecil, udang, cumi kecil dan siput dll yang tentu saja ada di dasar laut. Untuk mengecoh ikan tersebut gunakan pula umpan alami seperti makanannya seperti udang dan cumi, bahkan ada juga yang memberi makanan umpan dari ikan kecil yang lain seperti ikan kue, ikan meniran yang di potong – potong kecil. Dengan menggunakan pakan alami dalam keadaan segar kemungkinan besar ikan kakap akan dapat mudah ditangkap.

 

- Teknik : Teknik memancing ikan dasar juga harus anda praktekkan, gunakan senar yang cukup panjang dengan panjang minimal 30 m – 100 m sesuaikan dengan kedalaman laut. Gunakan kualitas senar pancing yang baik dengan kekuatan minimal 5 lbs, sehingga jika anda mendapat ikan dengan berat yang besar anda mampu menariknya. Pasanglah mata pancing atau kail yang sesuai dengan target sasaran anda pilih yang cukup besar . Buatlah cabang dari senar utama sebanyak 3 sampai 4 mata kail dengan pemberat utama yang beratnya cukup sehingga tidak terombang – ambing arus dasar lautan. Dan beri jarak antara dasar pemberat sampai cabang pertama kail sepanjang kurang lebih 1 M sehingga tidak sampai mata kail tersangkut batu karang.

 

Bentuk tubuhnyanya bulat pipih memanjang dengan mempunyai sirip di bagian punggung. Di bawah perut juga terdapat sirip. Di bagian dekat anal juga terdapat sirip analnya. Sebagai ikan penguasa karang, ikan kakap dilengkapi dengan gigi untuk mengkoyak mangsanya. Karakternya dalam menyergap mangsanya, ikan kakap biasanya bersembunyi di balik karang atau rumpon dan mengambil lokasi tepat di muka arus. Ketika ada makanan apa saja yang hanyut langsung disergapnya untuk mengisi perutnya. Ikan-ikan yang paling besar di kawasanya selalu berada paling depan untuk memburu makanan, sedangan yang ukuran sedang memilih ‘sisa-sisa’ setelah yang besar puas makan. Maka janganlah heran bila memancing ikan kakap merah, bila pertama kali pancingan putus, ikan kakap yang besar akan kabur dan panik lantas diikuti dengan kawan ikan yang lebih kecil untuk bersembunyi. Kejadian ini oleh mania mancing sering disebut dengan cara guyonan si kakap manggil ‘kodim’ alias ‘komandan distrik-nya’ untuk kabur.Karakternya yang suka menyergap mangsa dari balik batu karang tempat persembunyiannya lalu kembali bersembunyi itulah, membuat ada ungkapan peribahasa soal penjahat kelas kakap, alias memangsanya tidak tanggung-tanggung. Ikan kembung, como, tembang, cumi utuh bisa dicaploknya sekaligus. Cara makannya pun tergolong unik. Ikan ini tidak menyergap namun menghisap dengan mulut lebarnya.
Sumber : http://ikanmania.wordpress.com/

 

 TANDA-TANDA
NAMA LAIN: Mahogany Snapper, Ojonco
JENIS: Lutjanus Mahogoni
UKURAN: Hingga 1,5 kg
REKOR DUNIA: Tidak ada
KARAKTER: Cukup baik seperti halnya Kakap kecil lain.

 

 

 

 

 KAKAP MERAH
NAMA LAIN: Red Snapper, North American, Genuine Red, Pargo Colorado
JENIS: Lutjanus Campechanus
UKURAN: Rata-rata 4-10 kg, dapat mencapai 20 kg lebih
REKOR DUNIA: 50 pounds
KARAKTER: Ikan petarung yang gigih dengan menggunakan kekuatannya, taktik dengan menggoyangkan kepalanya daripada berenang terus menerus.

 

 

 

 

 EKOR KUNING (Wakung Sawo)
NAMA LAIN: Yellowtail Snapper, Flag, Tail, Rabirubia
JENIS: Ocyurus Chrysurus
UKURAN: Rata-rata 0,5-1,5 kg, dapat mencapai 4 kg
REKOR DUNIA: 8 pounds
KARAKTER: Petarung yang seru untuk kelas piranti yang berimbang dengan berat ikan, dan merupakan yang terbaik diantara ikan-ikan karang lainnya. Karena kebanyakan terpancing dekat permukaan, jenis ini biasanya akan melarikan diri dengan kuatnya. Ekor Kuning sangat ahli dalam hal memutuskan tali pancing pada pinggir tebing karang, atau pada karang yang menjulang tinggi.

 

 

 

 JENAHA
NAMA LAIN: Lane Snapper,Spot Snapper,Cady Snapper,Biajaiba
JENIS: Lutjanus Synagris
UKURAN: Rata-rata 0,5 kg, dapat mencapai 2,5 kg
REKOR DUNIA: 7 pounds
KARAKTER: Sambarannya agresif pada umpan alami maupun tiruan, jenis ini asyik untuk dipancing namun bukanlah petarung yang istimewa, apalagi jika dilihat ukurannya yang kecil.

 

 

 

 KAKAP ANJING
NAMA LAIN: Dog Snapper, Yellow Snapper, Jocu
JENIS: Lutjanus Jocu
UKURAN: Rata-rata 1-7,5 kg, dapat mencapai 15 kg lebih
REKOR DUNIA: 24 pounds
KARAKTER: Petarung yang kuat.

 

 

 

 KAKAP BATU
NAMA LAIN: Gray Snapper, Mangrove Snapper, Black Snapper, Mango, Caballerote
JENIS: Lutjanus Griseus
UKURAN: Rata-rata 1-3 kg, dapat mencapai 10 kg lebih
REKOR DUNIA: 17 pounds
KARAKTER: Ketika terpancing, Kakap Batu akan melarikan diri dengan cepat, lalu melakukan pertarungan yang hebat hingga ke sisi perahu

 

 

 

 KAKAP CUBERA
NAMA LAIN: Cubera Snapper, Cuban Snapper, Cuban Dog, Snapper
JENIS: Lutjanus Cyanopterus
UKURAN: Rata-rata 15-25 kg, dapat mencapai 50 kg lebih
REKOR DUNIA: 121 pounds
KARAKTER: Petarung sejati yang memanfaatkan ukuran dan kekuatannya serta semua rintangan yang ada disekitarnya demi keuntungan untuk perlawanannya.

 

 

 

 KAKAP DOMBA
NAMA LAIN: Mutton Snapper, Muttonfish, Reef King, Pargo
JENIS: Lutjanus Analis
UKURAN: Rata-rata 2,5-7,5 kg, dapat mencapai 15 kg lebih
REKOR DUNIA: 28 pounds
KARAKTER: Jenis ini merupakan petarung yang kuat dikedalam-an, dan dapat menampilkan pesonanya di tempat dangkal atau melarikan diri dipermukaan, lalu turun dengan terus menerus untuk kemudian bertahan dengan memanfaatkan kekuatan dan sisi lebar tubuhnya.

 

 

 

 KAKAP RATU
NAMA LAIN: Queen Snapper
JENIS: Etelis Oculatus
UKURAN: Rata-rata 1,5-2,5 kg, berat maximum tidak diketahui
REKOR DUNIA: 11 pounds
KARAKTER: Tidak ada pertarungan yang dapat diharapkan, berkat kedalaman laut dan piranti yang tidak sesuai yang biasanya digunakan.

 

 

 

 KAKAP SIRIP HITAM
NAMA LAIN: Black Snapper, Blackspot, Bahamas Red Snapper
JENIS: Lutjanus Buccanella
UKURAN: Rata-rata 1,5-2 kg, dapat mencapai 5 kg
REKOR DUNIA: 7 pounds
KARAKTER: Petarung yang kuat seperti jensi Kakap lainnya.

 

 

 

 

 KAKAP SUTERA
NAMA LAIN: Silk Snapper, Yelloweye
JENIS: Lutjanus Vivanus
UKURAN: Rata-rata 1,5-2,5 kg, berat maximum tidak diketahui
REKOR DUNIA: 18 pounds
KARAKTER: Tidak ada pertarungan yang dapat diharapkan, berkat kedalaman laut dan piranti yang tidak sesuai yang biasanya digunakan.

 

 

 

 KAKAP VERMILLION
NAMA LAIN: Vermillion Snapper, Beeliner, Mingo, Cajon
JENIS: Rhomboplites Aurorubens
UKURAN: Rata-rata dibawah 0,5 kg, bisa mencapai 2,5 kg
REKOR DUNIA: 7 pounds
KARAKTER: Bukan gamefish. Kebanyakan terpancing oleh piranti besar pada kedalaman dan bukan merupakan kombinasi yang imbang untuk ikan sekecil ini.

 

 

 

SCHOOL MASTER
NAMA LAIN: Barred Snapper, Caji
JENIS: Lutjanus Apodus
UKURAN: Rata-rata dibawah 0,5 kg, bisa mencapai 3-3,5 kg
REKOR DUNIA: 4 pounds
KARAKTER: Setara dengan jenis Kakap lainnya untuk ukuran yang sama.

 

IKAN – IKAN Favorit PEMANCING EMPANG, RAWA, SUNGAI

Ikan Nila

Ikan Nila memiliki nama latin Oreochomis Niloticus, ikan ini merupakan favorit baru untuk pemancingan di kolam air tawar. Meski memiliki daging kulit yang tidak terlalu tebal, ikan ini tetap menjadi pilihan pemancing. Terutama di kolam atau waduk dan bendungan dengan pola hidup yang sangat toleran dengan alam, ikan ini mampu berkembang biak di habitat alam yang cukup extreme, dengan keadaan air yang payau dan setengah asin sampai di perairan yang berada di pegunungan yang suhunya dingin.

ikan nila merah

ikan nila merah

Ikan nila termasuk ikan omnivore yaitu pemakan segala, Untuk menarik ikan nila para pemancing dapat menggunakan umpan alami seperti cacing, laron atau umpan tumbuh – tumbuhan yaitu lumut. Lumut yang baik adalah lumut yang masih segar dan kalau anda susah mencari, dapat membelinya di penjual lumut di pinggir jalan. Pekerjaan ini cukup baru sebenarnya, mengingat dulu lumut tentu saja dapat dengan mudah anda cari di sawah – sawah dan pematang dengan tanpa bayar.

Ikan nila memiliki beberapa varietas, yang banyak di kembang biakkan adalah Nila lokal, Nila gift, Nila nifi atau nila merah. Pada saat di budidayakan, nila dapat diberi makanan pengganti seperti pelet. Nila yang dipelihara di kolam biasanya ditujukan untuk konsumsi dan untuk melayani pesanan kolam – kolam pancingyang sekarang banyak menjamur. Untuk pemancingan jenis ikan nila yang merupakan hasil pembenihan di kolam, biasanya pemancing menggunakan umpan buatan juga sebagai selingan selain lumut sebagai umpan utama.

 

 IKAN  MAS

 

Ikan mas atau Ikan karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia.

Di Indonesia, ikan mas memiliki beberapa nama sebutan yakni kancra, tikeu, tombro, raja, rayo, ameh atau nama lain sesuai dengan daerah penyebarannya.

 

 

 

Saat ini, banyak sekali jenis ikan mas yang beredar di kalangan petani, baik jenis yang berkualitas tidak terlalu tinggi hingga jenis unggul. Setiap daerah memiliki jenis ikan mas favorit, misalnya di Jawa Barat, ikan mas yang paling digemari adalah jenis ikan mas majalaya. Di daerah lain, jenis ini belum tentu disukai, begitu juga sebaliknya. Perbedaan tersebut biasanya dipengaruhi oleh selera masyarakat dan kebiasaan para petani yang membudidayakannya secara turun-temurun.

Dari beberapa jenis ikan mas yang telah dikenal masyarakat, varietas majalaya termasuk jenis unggul. Buktinya, varietas ini telah dilepas oleh Menteri Pertanian tahun 1999 dalam rangka HUT ke-25 Badan Litbang Pertanian.

Jenis-jenis ikan mas secara umum dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yakni ikan mas konsumsi dan ikan mas hias. Jenis ikan mas konsumsi adalah jenis-jenis ikan mas yang dikonsumsi atau dimakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi yang berasal dari hewan. Sementara itu, jenis ikan mas hias umumnya digunakan untuk memenuhi kepuasan batin atau untuk hiasan (pajangan) dan dipelihara di kolam-kolam taman atau akuarium.

 

 

Ikan Bawal

Ikan bawal merupakan ikan import dari Brasil. Nama latinnya collossoma macropomum Ikan ini sangat mirip penampilannya dengan ikan piranha. Dengan badan yang pipih dan bulat dan warna kulit keperak – perakan, memiliki lubang hidung yang besar, dan warna ujung sirip berwarna merah atau kuning. Kadang mungkin anda bisa tertipu oleh penampilannya. Seperti kerabatnya ikan piranha ikan ini termasuk ikan carnivora yakni pemakan daging. Di habitat aslinya di sungai amazon sana ikan ini bergerombol dalam jumlah yang kecil dan mencari mangsa ikan kecil, katak, siput atau udang. Dengan gigi – giginya yang tajam, ikan ini merupakan predator sejati.

Ikan bawal sebenarnya nmasih cukup baru diperkenalkan di industri perikanan tanah air, namun karena hasil penyebarannya mendapat respon dari para petani ikan. Jumlahnya konsumsi ikan bawal semakin hari semakin meningkat. Ikan bawal memiliki rasa daging yang gurih dan enak, meski cukup banyak duri pada dagingnya. Sebagai ikan konsumsi ikan ini sekarang menjadi alternative baru.

ikan-bawal

ikan bawal tawar

Untuk pemancing sendiri tentu saja bisa menikmati mancing ikan bawal hanya di kolam pancing saja. Sebagai ikan import tentu saja tidak  bisa ditemukan di alam liar. Ikan ini cukup mengasikkan saat di pancing. Sebagai ikan carnivore, memancing ikan bawal cukup mudah. Anda bisa menyiapkan umpan isi perut ikan lain yang tentu saja mudah anda temukan di kolam pancing. Isi perut ikan mujair, ikan gurami atau ikan apa saja yang berbau anyir akan menyebabkan ikan bawal bisa didapatkan dengan mudah. Ikan ini memiliki indera penciuman yang sangat baik apalagi dengan bau darah.

 

Ikan Gurami

Ikan Gurami dalam bahasa latin memiliki nama Osporonemus Gouramy . disebut rajanya ikan air tawar bukan karena keindahan tubunya, tetapi karena memiliki rasa yang paling enak dari ikan – ikan lain. Gurami sendiri memiliki komposisi daging yang tebal dan empuk sehingga untuk menikmatinya akan lebih nyaman..tak banyak duri. Sebagai ikan air tawar gurami layak disandingkan sebagai no.1 ikan paling suipp…enaknya

ikan gurami

ikan gurami

Bagi para pengelola kolam ikan, gurami juga merupakan jenis ikan favorit, selain karena harganya mahal, untuk membiakkan dan memelihara ikan gurami cukup mudah. Dengan selalu memperhatikan kondisi air yang bersih dan suhu yang dijaga teratur 24 -28 celcius pertumbuhan ikan gurami dapat maksimal. Pakan yang disediakan juga cukup beragam. Ikan ini termasuk ikan pemakan segala atau omnivora , ikan gurami dapat diberi makan berbagai macam mulai daun- daun an seperti daun yang hidup di air ; kangkung, genjer , mata lele ( azolla ) daun2 ekor kucing ( hydrilla ) atau pakan almi seperti  daun talas atau daun sente, daun papaya, dan daun singkong. Sekarang pun gurami juga diberikan pakan tambahan yakni pelet untuk mempercepat pertumbuhannya.

Info untuk pemancing. faktanya ikan urami termasuk ikan yang memiliki bentuk yang cukup besar dengan berat ikan mulai dari 1 – 2 kg per ekornya. Ikan gurami memiliki ciri – ciri  menyambar langsung makanannya, Maka bagi pemancing dibutuhkan senar ukuran cukup besar sesuai dengan berat badannya dan mata pancing dengan kualitas yang bagus dari karbon dengan ukuran cukup besar plus ditambah dengan sedikit keberuntungan dan keahlian untuk tarik ulur di kolam agar ikan bisa diangkat dari kolam,..dibersihkan,…dibakar…nyam..nyam J  mak..nyuss

 

 

Ikan gabus

 

 
 
 
   
:  
   
   
   
   
   
 
 
 

Ikan gabus adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: aruan, haruan (Mly.,Bjn), kocolan (Btw.), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jw.), dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793).

 Pemerian

Kepala ikan gabus

Kepala ikan gabus

Ikan darat yang cukup besar, dapat tumbuh hingga mencapai panjang 1 m. Berkepala besar agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead), dengan sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya.

Sisi atas tubuh –dari kepala hingga ke ekor– berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih, mulai dagu ke belakang. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata, bercoret-coret) yang agak kabur. Warna ini seringkali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulut besar, dengan gigi-gigi besar dan tajam.

Kebiasaan

Ikan gabus biasa didapati di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Ikan ini memangsa aneka ikan kecil-kecil, serangga, dan berbagai hewan air lain termasuk berudu dan kodok.

Seringkali ikan gabus terbawa banjir ke parit-parit di sekitar rumah, atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan di sana. Jika sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui ‘berjalan’ di daratan, khususnya di malam hari di musim kemarau, mencari tempat lain yang masih berair. Fenomena ini adalah karena gabus memiliki kemampuan bernapas langsung dari udara, dengan menggunakan semacam organ labirin (seperti pada ikan lele atau betok) namun lebih primitif.

Pada musim kawin, ikan jantan dan betina bekerjasama menyiapkan sarang di antara tumbuhan dekat tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama kian kemari untuk mencari makanan. Kelompok muda ini dijagai oleh induknya.

Penyebaran

Ikan gabus menyebar luas mulai dari Pakistan di barat, Nepal bagian selatan, kebanyakan wilayah di India, Bangladesh, Sri Lanka, Tiongkok bagian selatan, dan sebagian besar wilayah di Asia Tenggara termasuk Indonesia bagian barat.

Keragaman Jenis

Gabus dan kerabatnya termasuk hewan Dunia Lama, yakni dari Asia (genus Channa) dan Afrika (genus Parachanna). Seluruhnya kurang lebih terdapat 30 spesies dari kedua genus tersebut.

Di Indonesia terdapat beberapa spesies Channa; yang secara alami semuanya menyebar di sebelah barat Garis Wallace. Namun kini gabus sudah diintroduksikan ke bagian timur pula.

Salah satu kerabat dekat gabus adalah ikan toman (Channa micropeltes), yang panjang tubuhnya dapat melebihi 1 m dan beratnya lebih dari 5 kg.

Manfaat dan Kerugian

Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ikan-ikan gabus liar yang ditangkap dari sungai, danau dan rawa-rawa di Sumatra dan Kalimantan kerap kali diasinkan sebelum diperdagangkan antar pulau. Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup, merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.

Ikan gabus juga merupakan ikan pancingan yang menyenangkan. Dengan umpan hidup berupa serangga atau anak kodok, gabus relatif mudah dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat, dapat dengan mudah memutuskan tali pancing.

Akan tetapi ikan ini juga dapat sangat merugikan, yakni apabila masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan (Meskipun beberapa kerabat gabus di Asia juga sengaja dikembangbiakkan sebagai ikan peliharaan). Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu masih berukuran kecil.

Sejak beberapa tahun yang lalu di Amerika utara, ikan ini dan beberapa kerabat dekatnya yang sama-sama termasuk snakehead fishes diwaspadai sebagai ikan berbahaya, yang dapat mengancam kelestarian biota perairan di sana. Jenis-jenis snakehead sebetulnya masuk ke Amerika sebagai ikan akuarium. Kemungkinan karena kecerobohan, maka kini snakehead juga ditemui di alam, di sungai-sungai dan kolam di Amerika. Dan karena sifatnya yang buas dan invasif, Pemerintah Amerika khawatir ikan-ikan itu akan cepat meluas dan merusak keseimbangan alam perairan.

Tips Mancing Ikan di Kolam / Pemancingan Kiloan

 

 

Mancing di kolam / pemancingan kiloan adalah alternatif lain dari mancing di empang, yang dari segi kepuasan seeh….. pasti akan dapat sensasi tarikan/ fight dari ikan2 yang berukuran besar & kayaknya ukuran ikan dalam kolam tersebut rata2 sama ukuran/ besarnya……

 

namun dari segi ekonomisnya…… mancing di kolam kiloan…..Huuuuuffft harus menyediakan EXTRA money…(DUIT…..DUIT)…….karena bayangkan aja.. masuk saja udah di suruh bayar, lantas habis mancing ikan hasil tangkapan/ pancingan pasti ditimbang perkilo…..

jadi usul saya, mikir-mikir dulu deeh…… tapi klo udah kebelet mancing…..hehehehe (pake kebelet)…. yaaah terserah dari anda deeh….. SLAMAT MENCOBA 


MANCING NILA (MANCING LOBANG)

 

- Mancing Lobang atau istilah lain dari mancing ikan mujair atau Nila tepat di sarangnya. Mujair atau Nila dewasa terbiasa membuat sarang berupa lobang di dasar empang, danau, yang berlumpur atau berpasir. Guna lubang ini adalah untuk perkawinan dan memijah. Sarang ini oleh si jantan selalu dibersihkan dari segala kotoran dengan cara menggoser-goser badannya. Akibat seringnya di bersihkan, otomatis tempat yang sering dibersihkan itu menjadi lebih dalam dari sekitarnya. Inilah yg di sebut lobang.

 

Untuk melakukan mancing lubang, usahakan lebih dulu untuk mencari lobang-lobang tersebut di perairan yang dihuni oleh mujair/nila. Untungnya ikan ini lebih memilih daerah tepian yang agak dangkal dengan kerimbunan tanaman air. Joran yang dipakai sebaiknya joran tegeg tanpa ril dengan kenur atau tali pancing sepanjang joran saja. Rangkaian dibikin seperti rangkaian mancing ikan mas ber-pelampung, model pelampung boleh bulat atau model bulu dengan pemberat sebesar kedele. Mata kail rangkai 2 atau 3. Kalau bisa cari mata kail model jangkar payung spt yg dipakai pemancing baronang, atau cari yang dibuat khusus untuk mancing lobang.

 

Mancing lubang tidak memerlukan umpan. Mula mula setel pelampung sepanjang kedalaman rata-rata. tenggelamkan secara perlahan ke perairan. Lihat posisi pelampungnya, pindahkan ke kanan atau kiri atau mendekat, perhatikan bila pelampung tiba-tiba tenggelam lebih dalam. Apabila lubangnya berpenghuni, maka si Nila atau mujair akan berusaha menyingkirkan rangkaian kail yang memasuki sarangnya ini. Grakan ikan yang mencoba menyingkirakan rangkaian kail inilah yang membuat pelampung bergerak-gerak. Sekarang tinggal kecermatan pemancing saja dalam menggentak jorannya.

 

Kail jangkar payung atau kail garong yang biasa digunakan untuk memancing baronang, bisa juga untuk mancing lubang. Kail ini bisa dibuat sendiri, caranya:

 

  • Ikat pancing ukuran besar no 5 atau 6 menggunakan kenur yg sangat kaku. Bikin 4 ikatan. +-20cm
  • cari pemberat berlubang model bulat atau kerucut seukuran bemper Galatama.
  • Buat keratan berbentuk X atau + pada satu sisi pemberat, untuk kerucut buat di bagian bawah. dan lubang timah adalah pusat keratan dan perlu diperbesar.
  • Masukkan kenur pengikat kail pada lubang, buat panjang kenur dr mata kail ke timah menjadi max 5 cm saja dan simpulkan pada kili-kili
  • Masing-masing kenur pengikat masukkan pada jalur keratan tadi dan pepatkan pakai tang atau di ketok spy arah ikatan pancing tetap keluar dan mata pancing mengarah ke atas membentuk jangkar 4 mata

 

MANCING IKAN MAS

 

 

Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.

Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.

Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).

Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.

Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.

 

 


 

 

Dikutip dari milis mancing-alternatif, mancing soroako,http://www.geocities.com/mancing_galatama lalu saya lakukan editan seperlunya

MENGENAL JENIS & KEGUNAAN MINNOW, PLUG, POPPER DAN LURE

MINNOW, PLUG, POPPER DAN LURE  

 

 

Minnow, Plug, Popper dan Lure merupakan umpan buatan yang terbuat dari kayu maupun plastik yang digunakan untuk memancing. Berikut uraian mengenai keempat jenis umpan tersebut.

Minnow adalah umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Bentuknya menyerupai ikan. Pada bagian mulut ikan dibuat semacam lidah yang menjulur yang terbuat dari plat besi, biasa disebut lips atau bibir.

Dalam bibir juga terdapat kolongan sebagai tempat lider mono maupun karat (wire). Aksi minnow tergantung dibibirnya dan biasanya menyelam dengan gerakan meliak-liuk seperti ikan berenang. Penempatan kail biasanya di perut dan di ekor dengan menggunakan kail trable. Mania mancing memakai minnow biasanya untuk memancing trolling maupuu kasting.

Banyak mania mancing yang salah kaprah menamai minnow dengan sebutan nama Rapala, padahal Rapala adalah merk Minnow. Salah kaprah ini persis seperti orang jawa dahulu yang menyebut Sepeda motor dengan sebutan Honda.

 

 

 

True minnows

Smaller fish in the subfamily Leuciscinae are considered to be “true” minnows:

 

Plug juga merupakan umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Plug merupakan istilah lain daripada minnow namun ukuran plug biasanya lebih kecil. Dibagian muka terdapat bibir seperti minnow yang berfungsi sebagai pengikat lider maupun wire.

Aksi umpan itu ketika digunakan menyelam dibawah permukaan air dengan aksi meliak-liuk. Kail Biasanya ditengah atau di belakang dengan kail trible. Biasanya plug digunakan untuk mancing dengan cara kasting baik di sungai, danau maupun di waduk-waduk.

 

 

Popper adalah umpan buatan yang terbuat dari bahan dasar fiber atau kayu yang umumnya memiliki bentuk dan tipe dengan yang beragam. Ciri utama bagian mulutnya yang lebar dengan cekungan ke dalam. Kondisi mulut popper seperti inilah yang kemudian dapat menimbulkan aksi berupa percikan air dan bunyi pop…pop…pop… yang khas dari sebuah popper saat digunakan dengan cara disentak-sentakan dipermukaan air. Aksi popper diatas yang menyerupai ikan yang sedang sekarat itu ternyata mampu mengundang perhatian ikan untuk menyambar popper. Kail pada popper biasanya di pasang di bagian tengah maupun ekor dengan menggunakan kail trable.

4. Lure
Lure juga umpan buatan yang bentuknya menyerupai kepala cumi-cumi yang dipadu dengan rumbai-rumbai (skrit) sehingga ketika ditarik atau berjalan menyerupai cumi yang hidup. Bahkan biasanya kepala cumi buatan itu dari resin maupun campuran tertentu. Dibagian tengah biasanya ada lubangnya sebagai tempat lider dan kail.Umpan lure biasanya digunakan untuk mancing trolling. Penyebutan istilah lure di kalangan mania juga terjadi salah kaprah yaitu banyak orang yang menyebut lure dengan konahead. Padahal konahead adalah merek alat pancing.

 

TEKNIK MELAKUKAN TUNE-UP PADA POPPER  

 

Sebagai langkah awal sebelum melakukan tune-up pada popper, sebaiknya sediakanlah air laut secukupnya dan tampung dalam wadahberupa ember atau yang lainnya sesuai dengan panjang popper. Kegunaan air laut ini hanya sebagai mediasi untuk mengetahui dn mengukur tingkat kestabilan dari popper yang akan di tune-up, dengan cara memasukkan / menjatuhkan popper kedalam air laut yang ada di wadah tersebut. Selanjutnya pastikan kedudukan popper dalam kondisi normal (layak pakai) dengan posisi tegak lurus sebatas leher popper, seperti pada gambar no.1 Namun bila kondisi popper seperti terlihat pada gambar nomor 1 da 3, berarti popper tidak normal dan harus dilakukan penyetelan ulang, dengan cara sebagai berikut:

Cara 1

Mengurangi / menambah berat popper type Chuger.

Apabila posisi kepala atau mulut popper berada di permukaan air (tenggelam) seperti pada gamba 2, penyetelan dilakukan dengan mengurangi atau menambah pemberat (stabilizer) dengan cara : potonglah kawat yang terdapat dibagian ekor, lalu keluarkan timahnya dan kurangi atau tambahkan beratnya. Bila telah usai rangkai kembali dengan menggnakan kawat stainless stell 1,4 mm.

Cara 2

Mengganti ukuran mata kail

Jika didapati stabilizer kurang beratnya, gunakanlah mata kail cabang tiga yang lebih besar ukurannya misalnya : bila semula menggunkan ukuran 03, cobalah ganti dengan npmor 05. begitu sebaliknya jika stabilizer terlalu berat, gantilah mata kail yang berukuran lebih kecil misalnya: semula ukuran 05, cobalah ganti dengan ukuran nomor 04.

Cara 3
Mengurangi mata kail
Jika stabilizer terlalu berat, lepaskanlah kail ynag berada dibagian dada/badan, gunakanlah hanya satu kail dibagian ekor saja. Khusus untuk popper type pensil, aksi yang baik adalah: pada saat popper ditarik dengan cepat posisi mulut popper kadang terangkat dari permukaan air, sedang bagian badannya berada dibawah permukaan. Karena itu percikan yang timbul saat popper menabrak jauh lebih kecil dibandingkan dengan type chuger. Sedang yang harus diperhatikan pada popper jenis pensil ialah, jika stabilizernya terlalu berat posisi mulut akan selalu dibawah permukaan air, namun jika terlalu ringan maka badan popper akan terangkat hingga ke permukaan.

 

Tips Memancing Kakap Putih di Sungai, by Bara_fisher a.k.a Sudarmanto


 

 

Tips Memancing Kakap Putih di Sungai

 

Pernahkah anda gagal memancing karena lokasinya tidak diprediksi sehingga rencana Anda tidak berhasil? Misalnya di laut, Anda lalai membaca awan sehingga turun hujan dan badai, sehingga rencana memancing menjadi gagal. Atau barangkali Anda datang dari jauh-jauah memancing di suatu sungai akan tetapi setelah sampai lokasi target ikan yang Anda inginkan tidak ada.

 

Pernahkah Anda berharap mendapatkan ikan pancingan sesuai target yang diinginkan?

 

Pernahkan Anda banyak mengingat ciri-ciri lokasi perairan yang memiliki kemungkinan kesempatan adanya ikan yang Anda targetkan?

 

 

Berikut kami sampaikan tulisan tentang Memancing Ikan Kakap Putih di Perairan Sungai, sekalian menambahkan thread beberapa rekan yang telah mendahului membuka thread daLam forum ini.

 

 

 

 

 

 

Ikan kakap putih mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat pada kondisi perairan payau ke perairan asin (laut) ataupun sebaliknya. Sehingga sering seorang pemancing mendapatkan kakap putih di sungai dengan berbagai variasi ukuran.

 

Hal ini biasa terjadi karena sistem salinitasnya memang memungkinkannya demikian.

Makanan ikan spesifik, (lihat tulisan saya sebelummnya ttg Umpan Memancing Ikan Kakap Putih) terdiri dari kelompok ikan kecil dan udang-udangan.

 

 

 

 

Karakteristik Sungai tempat habitat Kakap Putih, antara lain:

ü Sungainya lebar, mempunyai penampang basah permukaan semisal 30 meter, dengan kedalaman cukup untuk ukuran ikan setara 5kg (di P.Jawa)

(saya menyimpulkan sekitar kedalaman 5 meter sudah cukup untuk membuat kemungkinan ikan besar bermigrasi atau bermukim)

 

ü Debit aliran air kontinu.

(bukan terlalu sering terjadi air bah atau sentoran dari lokasi atas, kalo banjir sih… sudah biasa)

 

ü Salinitas tipe airnya : air payau atau intrusi air laut saat pasang. Sejauh air air laut pasang bisa mencapai aliran sungai di darat, maka sejauh itu memancing predator ikan kelas satu ini bisa dilakukan.

 

ü Warna air sungainya relatif bersih dapat berwarna hijau (algae) atau kuning atau coklat (mirip air teh).

 

ü Berada di lubuk (cekungan/ kedalam sungai pada suatu alur).

 

 

 

 

Lokasi sungai yang ideal bagi habitat kakap putih:

 

- Sungai relatif bebas dari kotoran berupa sampah, olie dan kayu-kayu terapung. (Anda tidak pernah menemukan ikan kakap putih ini pada air sungai yang banyak sampah, ikan ini tergolong pemilih lokasi yang bersih).

 

- Lokasi banyak tonggak, kayu menancap ataupun bakau, bekas jembatan atau di pile cap jembatan.

 

- Bila di alur sungai ada aktifitas kegiatan bongkar muat atau pelayaran, akan lebih baik Anda memancing di sekitar lokasi kegiatan di bagian hulu (arah laut).

 

- Bila memancing di sungai dengan tepinya tumbuhan paku-pakuan, sebaiknya telusuri lokasi badan sungai dengan lubuk yang mempunyai posisi luas dan dalam.

 

(Jika Anda mendapatkan ikan ini di saat pemancingan yang anda lakukan, maka kunjungi lokasi ini sekitar 1-2 bulan kemudian karena semakin sering anda kunjungi lagi, semakin banyak waktu sia2 yang anda buang. … hmm … mm. Sebaiknya memancing di sungai seperti menanam dan memanen > ciptakan lokasi pancing sungai sendiri dan jalan masuk jangan terlalu diketahui banyak orang )

 

- Bila memancing di sungai dengan tepian batu atau tonggak kayu, carilah lubuk air yang dalam dan saran saya sebaiknya posisi Anda berada bagian hilir (atas), usahakan umpan bergerak di antara hulu dan hilir sekitar lubuk.

 

- Jika Alur muara sungai menyempit dan terdapat tanggul kayu, tanggul batu aau kanan kirinya tekstur tanahnya keras berbatu maka Anda sebaiknya memancing di sekitar persis muara, jangan jauh-jauh dari muara. (Pesan saya: jika memancing malam di muara sungai sebaiknya Anda hanya tetap waspada dan tetap saling memperhatikan posisi teman Anda mancing.)

 

 

 

 

 

Peralatan Tambahan:

 

Selain alat pancing, peralatan yang sebaiknya Anda bawa bila memancing di sungai yang yang sangat perlu anda bawa (apalagi jika anda belum pernah memancing di lokasi tersebut sebelumnya) adalah:

 

Parang kecil > untuk membuka lahan/ lokasi.

Sepatu karet/ safety shoes > untuk perlindungan kaki terhadap ranting/ dahan kering sewaktu anda menyusur sungai

Rokok kretek / daun tembakau > barang ini berjaga bila terkena lintah atau pacet, air campuran tembakau dapat melepaskan mulut penghisap lintah/pacet.

Metode Mancing:

Umpan yang saya rekomendasi : Udang putih hidup / belut hidup / cumi utuh kecil

 

Metode Mancing yang sesuai:

 

Fly fishing

- Umpan yang Anda pakai sedikit lebih besar dari umpan biasa yang dipakai di laut. Misalnya : Umpan memancing di laut memakai udang putih 10-12 cm maka di sungai/ muara bisa dipakai ukuran 15cm.

- Pasang leader line dg seling 80 sepanjang 40cm, disambung langsung dg swivell. Umpannya hanya diperbolehkan 1 ekor.

- Sebaiknya semakin sering anda melakukan angkat turun umpan beberapa kali. (capek memang kalo mancing di sungai… ngangkat turunkan terus..)

 

Memancing dengan bandul timah.

Usahakan posisi umpan pada ketinggian 75 cm s/d 1 meter di atas bandul. Bandul tidak boleh terlalu berat.

 

 

 

 

Demikian kami bagi pengalaman ini.

Selamat mencoba!!

 

Salam buat semua rekan

Bara_fisher (pemancing barramundi… pemerhati ikan dan pemancingnya)

Sudarmanto

Fishyforum

 

Trik memancing cumi dengan squid jig beraroma, by Frankyl – Fishyforum

 


kita semua sekarang ini merasakan sulitnya mendapat ikan.. dimana dalam keadaan situasi yang sudah berbeda dengan 10 tahun yang lalu, yang waktu itu ikan masih lebih mudah (bodoh??) dipancing.

 

maka bila ingin memancing dengan hasil yang ok, kita harus mencari spot yang jauh2 yang notabene tidak “sesuai” lagi dengan ongkos / biaya yang dikeluarkan oleh kantong “kita” dengan hasil pancingan.

 

salah satu solusinya peningkatan teknik dalam “menipu ikan” harus dikembangkan. bila tidak ingin boncos setiap tripnya. malu2in suhu kita aja boncos mulu..

 

tidak pula mutlak harus pakai umpan, joran, reel yang berkelas (mahal).. karena “seni” menipu ikan tidak boleh diabaikan.. (maklum ikan jaman sekarang udah “sekolah” sudah makin susah ditipu??!)

 

misal Baron yang hanya mondar-mandir nggak mau makan umpan.. ikan di dermaga sering ogah2an makan umpan.. mencium umpan.. lalu melengos pergi.. setau saya ikan tertarik dengan bentuk.. gerakan – getaran – bunyi – rasa – warna – bau..

saya mencoba salah satu yaitu bau.. saya lubangi jig squid saya dengan bor, baik jig squid yg dari resin maupun kayu semua bisa. setelah lubang kira2 5cm. bisa dilubangi di bagian punggung / perut jig tsb.. mata bor sesuaikan dengan ukuran jig.. lalu suntikan cairan berupa choya (essence Choya yang sering dipakai untuk campuran umpan pelet.. untuk mancing galatama/ kolam..) yang bau amis atau aroma udang – tuna dll.. suntikan bisa pakai alat untuk vaksinasi ayam atau suntikan refill tinta komputer lebih bagus! tanpa jarum suntik (ntar bawa2 jarum suntik dikira narkobais he..he..)

lalu setelah lubang berisi cairan choya di tutup dengan gabus filter rokok.

{action jig tidak terganggu amat ,karena kita hanya melubangi sedikit badan jig tsb dan lubang kecil tsb ditutup pakai bekas filter rokok yg dipotong dua (jangan bikin lubang segede filter rokok…he…he..) pakai mata bor yg kecil ajah…soal berat jig….. malah kadang2 kl arus agak kenceng didepan jig dikasih timah bolong kecil agar jig tidak melayang dekat permukaan ….idealnya melayang ditengah atau agak dasar….kecuali ada saat tertentu cumi naik dipermukaan …..}

sederhana dan mudah.. saya sudah coba hasilnya ada perbedaan. saya mendapatkan strike cumi lebih sering dari pemancing di kanan kiri saya.. dan cumi lebih mencengkeram jig jarang dilepaskan lagi / mocel..

 

kalau soal warna jig squid di P. Seribu dan P. Batam untuk cumi jarum / cumi semampar lebih tertarik warna merah atau orange baru warna biru.

 

rekan2 bisa mencoba untuk umpan popping? trolling? jigging? casting? barangkali.. karena ya itu tadi, ikan selain tertarik dengan gerakan, bentuk, warna, rasa, dan bau / aroma, bukan ikan fresh water saja yang perlu aroma macam2. tapi ikan salt water juga.

 

thx

Franky a.k.a Frankyl – Fishyforum

Tips merawat reel, by : Wiwied a.k.a Jabricks – Fishyforum


 

1. Jangan melepas spool dan merendamnya di air, karena air akan masuk ke mekanisme drag dan akan membuat drag jalan abnormal. waktu mencuci reel justru kencangkan drag agar air tidak masuk ke mekanisme drag. Drag di reel ada 2 tipe, drag kering dan drag basah, drag kering biasanya metal washer cuma 2-3 biji dan semua washernya mesti bener2 kering dari apapun. kalo metal washernya lebih dari 3 biasanya pake drag basah, artinya ada oli di washer2nya. nah ini ga boleh salah kaprah… drag kering dikasih oli akan jadi mlorot ga bisa ngerem dragnya, drag basah ga dikasih oli, drag akan mengunci kalo dikerasin dikit aja. nah.. drag2 ini kalo kena air jadi ga karuan jalannya. kalo mau tau ya dicoba aja sendiri.

 

2. Lubrikasi reel, ada 2 jenis lubricant yaitu grease sama oil, grease itu fat, kental kaya mentega, oil ya oli… bentuknya cair. Bagian2 mana dari reel yang pake oil dan mana yang pake grease? Semua bearing pake oil bukan grease, semua gear pake grease bukan oil. Khusus untuk mekanisme oneway roller bearing jangan sekali2 dikasih grease apalagi berlebihan, roller bearing di tahan oleh per yang kecil2 sekali, kira2 1/5 dari diameter per ballpoint dengan kelenturan yang tinggi, kalo per2 ini kena grease, suka macet dan bikin rollernya ga mau main, alhasil oneway roller suka ga bekerja dan reel bisa terputar balik… ini bahaya, saya pernah mengalami jari2 kiri dihantam oleh handel stella waktu strike dan oneway bearing ga bekerja… sampe biru2 tangan saya. Jangan kasih grease terlalu banyak di area pinion gear ato gigi nanas, bukannya reel jadi lancar malah jadi seret ga karuan. Kasih grease secukupnya saja… Kasih perhatian sama line roller, itu mekanisme penggulung kenur di bail arm, suka orang lupa kalo disitu ada bearingnya juga.

 

3. Setiap beberapa kali trip, selalu buka mekanisme oneway bearing dengan melepas rotor terlebih dahulu, bagian ini sering terkumpul garam, walaupun reel selalu dicuci waktu habis mancing.

4. Tips untuk overhaul reel, bongkar semua bagian reel tanpa terkecuali. Ingat2 posisi semua part dengan mencatatnya atau letakkan di wadah2 plastik untuk masing2 bagian. Jangan lupa posisinya nanti ga bisa balikin lagi repot jadinya. Biasanya dalam box reel ada exploded diagram (gambar bagian2 parts dari reel berikut nomer serinya), gunakan diagram ini. Cuci semua bagian reel dengan WD40, pake kuas kecil untuk bagian2 yang sulit. Hilangkan semua bekas2 grease yang biasanya sudah berwarna coklat dan hitam. Kalao semua sudah bersih, pasang kembali dan berikan grease dan oli yang baru… reel anda pasti jauh lebih halus suaranya…. dijamin!

 

5. Di stella, kalo rotornya dibuka, ada karet lingkaran warna crem bentuknya seperti seal, ini sebetulnya bukan seal, tapi berfungsi untuk menahan rotor waktu bail arm dibuka, coba rasakan, kalo bail arm dibuka rotor pasti jadi seret jalannya, karena ada semacam kait yang akan menempel di lingkaran karet seperti seal ini. Karet ini jangan dicuci pake WD40, bisa melar ga karuan…

 

6. Untuk ultegra keatas sampe dengan stella, jangan membuka worm shaft dengan membuka penahannya yang berada di belakang reel… mekanisme ini bisa dicuci bersih pake WD40 dan kuas tanpa harus dibongkar… kalo anda bongkar worm shaftnya… anda akan kesulitan memasangnya kembali… this is really pain in the ass… menyebalkan.

 

7. Kalo anda ga brani bongkar2 reel sendiri, bawa aja ke dealer ato tukang servis ato kirim ke saya nanti saya servis.. hehehe. Yang jelas reel mau mahal kaya apa tetep aja harus di overhaul sekali waktu untuk memberi lubricant yang baru, Mobil aja tiap 2000-3000km ganti oli kan? Reel yang penampilannya mulus belum tentu jeroannya mulus juga.

 

8. Kalo ga mau repot2 ngerawat alat pancing ya jangan beli alat pancing. hahaha….

 

 

Wiwied a.k.a Jabricks – Fishyforum

Rebuild Joran, by : Lodewijk – Fishyforum


 

1. gimana cara melepas ring guide dari joran? apakah dipanaskan ato bagaimana? serta bagaimana cara membersihkan bekas nya di joran?

 

- Saya biasanya mulai dari kaki ring guide. Dengan memakai cutter atau pisau kecil yg tajam, sayat bagian lilitan benang diatas kaki ring guide. Dengan cara ini, kalau sayatan kita terlalu dalam tidak akan melukai atau membahayakan body joran, karena pisau akan terbentur dengan logam dari kaki guide. Setelah kaki guide bebas dari lilitan benang (thread) kita bisa melepas guide-nya dan sisa benang lainnya juga bisa diurai dengan mudah (pakai tangan). Sewaktu menyayat benang/thread pada kaki ring guide, bisa juga tempat yg akan kita sayat dipanaskan dengan hair dryer, seperti pd gambar. (lihat gbr attachment no 01)

 

- Untuk membersihkan sisa2 lem bisa pakai cutter/pisau untuk tonjolan yg besar2 dan diratakan dengan kertas gosok mulai dr yg kasar s/d yg halus.

 

2. gimana juga cara melepas eva grip, reel seat n butt dari joran?

 

- Cara melepas EVA ini yg agak susah, kalau mau dipakai lagi. Kalau hanya melepas (dirusak) lalu dibuang sih gampang saja. Hal ini tergantung dari kuat atau tidaknya (merata atau tidak) lem epoxy-nya. Kalau lem-nya kurang kuat bisa ditusuk2 pakai barang yg tipis & panjang lalu EVA di putar2 sampai lepas. Tapi cara ini sulit kalau pd EVA lem-nya merata dan kuat.

 

- Untuk EVA yg lem-nya merata/kuat, saya potong pakai cutter pelan2 sepanjang EVA-nya. Hati2 dalam melakukan hal ini, jangan terlalu kuat menekan cutter karena dapat melukai joran kalau terlalu dalam.

Lalu kalau sudah terbuka, bagian yg masih melekat dapat di ‘kuliti’ pelan2 pakai cutter (seperti ‘menguliti’ binatang buruan).

Dengan cara ini EVA bisa di daur ulang, meski ada bekas sambungan memanjang, lihat pd gbr attachment no 02. Pada gambar ini masih tampak bekas sambungannya.

 

- Demikian juga untuk reel seat, untuk membuka kita lepas dahulu bagian ring yg dapat diputar (yg bisa maju-mundur). Lalu kita sayat pakai cutter/pisau kecil pada garis memanjang reel seat, sehingga reel seat akan terbelah. Setelah terbelah bisa diputar2 untuk melepaskan ikatan lem-nya. (lihat gbr attachment no 03)

Reel seat dapat di daur ulang dengan menge-lem bagian yg terbelah ini (pakai SuperGlue) dan pd saat memasang berikan epoxy yg sedikit lebih banyak (extra) agar lebih kuat. Reel seat daur ulang ini sudah saya pakai jigging di Miri dan tidak ada masalah, meskipun saya juga tidak berani garansi kekuatannya….

 

- Untuk butt/gimbal, kalau dari karet/rubber gimbal, tidak ada cara lain, selain merusaknya untuk membukanya. Kalau dari aluminium, bisa kita panasi dahulu dengan ‘mini torch’ atau korek api gas yg besar. Setelah lem epoxy agak ‘melunak’ karena panas, bisa kita putar2 dan ditarik untuk melepas gimbal-nya.

 

 

Kemudian untuk build nya kembali :

 

3. Gimana cara memasang kembali eva grip, reel seat n butt? apakah juga menggunakan lem epoxy yg sama utk wrapping??

 

- Cara memasang EVA kita biasanya pakai lem epoxy yg sama dengan untuk melapisi benang (thread) atau untuk coating joran. Masalahnya terkadang diameter dalam (Inner Diameter/ID) EVA jauh lebih besar atau lebih kecil dari diameter joran (butt).

 

- Kalau ID EVA lebih besar dari OD (Outer Diameter) joran, bisa kita pakai isolasi kertas pada joran untuk memperbesar diameter-nya.

 

- Lalu kalau ID EVA lebih kecil dari joran, ini yg agak ribet. Saya diajarkan oleh rod builder di Singapore untuk merendam EVA-nya terlebih dahulu dengan thinner selama 4 s/d 6menit (note: thinner harus mutu yg paling bagus). Lalu EVA akan menjadi lebih ‘soft’ dan menjadi mudah untuk dimasukkan ke dalam butt (butt sudah dilumuri dengan epoxy sebelumnya). Kelebihan epoxy yg meleleh keluar dapat dibersihkan dengan thinner yg sama juga.

 

- Reel seat dapat dipasang dengan mengukur ID dari reel seat dan OD dari joran (butt). Selisihnya kita ‘tambal’ dengan isolasi kertas. Biasanya saya pakai isolasi kertas lebar sekitar 2cm dan pakai 3-4 buah lilitan untuk ‘bantalan reel seat.

 

- Pemasangan butt/gimbal juga seperti reel seat, pakai isolasi kertas (masking tape) untuk mengganjal kekurangan diameter pangkal joran. Lalu diberi epoxy dan gimbal/butt dapat dipasang.

BEBERAPA TEKNIK MANCING YANG UMUM DILAKUKAN DI INDONESIA

 

1. MANCING DASARAN (Bottom Fishing). Mengapa disebut “Mancing Dasaran”, karena apa yang dilakukan adalah menempatkan kail yang berisi umpan di dasar laut (atau sedikit diatasnya agar tidak tersangkut karang) dengan harapan bahwa ikan ikan yang berada di dasar laut memakan umpan tersebut. Ini adalah teknik mancing paling umum dan paling popular dikalangan pemancing. Ikan yang menjadi target biasanya adalah Kakap Merah, Jenaha, Kurisi (Kerisi), Kuwe, Krapu, Salem dan beberapa ikan dasar lainnya. Terkadang Tenggiri dan Barracuda juga dapat dipancing dengan cara ini. Mancing dasar menggunakan joran standar dan bisa menggunakan reel spinning atau open (overhead) reel) atau malahan pakai tangan saja (hand line) yaitu cara tradisional. Ukuran pancing yang digunakan berkisar antara nomor 3/0 sampai 1/0. Mancing dasar harus menggunakan pemberat (timah atau besi) yang beratnya tergantung pada kencangnya arus diperairan tersebut. Diperairan kepulauan Seribu mungkin cukup menggunakan timah yang maksimal 200 gram tapi di sekitar Merak, Anyer dan Muara Binuangeun mungkin harus sampai 400 gram beratnya. Umpan yang populer digunakan di perairan P. Seribu adalah udang hidup yang biasanya dibeli dari bagan bagan pada pagi hari atau menggunakan cumi serok (sudah mati). Di daerah Selat Sunda dan Muara Binuangeun pemancing biasanya menggunakan cumi yang di iris iris atau utuh (cumi kecil) dan/atau irisan ikan tongkol atau ikan lain yang dagingnya alot! Mancing Dasaran disebut juga mancing JEBLUKAN. Awalnya mungkin karena sewaktu pemancing melontarkan kail yang diberati timah kedalam air, apakah dari perahu atau dari dermaga biasanya menimbulkan bunyi ”jebluk” sehingga munculah istilah mancing ”jeblukan”

2. NGONCER. Ngoncer adalah mancing dengan menggunakan ikan hidup sebagai umpan (LIVE BAIT). Teknik ini sedikit unik dan tanpa menggunakan timah/ pemberat. Kenur utama dipasang kili-kili peniti (snap swivel), kemudian disambungkan dengan mata kail dengan kawat nikelin sepanjang 10.cm. Umpan yang digunakan mutlak umpan hidup seperti : selar, tembang, layang, como, kembung, sangir, bahkan baby barracuda (alu-alu). Umpan hidup dibiarkan berenang menjauhi kapal, menuju lokasi yang paling akurat (tohor), sambil menunggu ikan pamangsa, seperti Tenggiri dan Barracuda menyambar umpan hidup tadi. Terkadang digunakan pula balon, yang berguna agar ikan tidak berenang ke bawah, sehingga ikan selalu berada di permukaan (1-2m dari permukaan) . Tehnik ini yang sangat efisien dan efektif untuk mancing tenggiri di Kep. Seribu dan mancing ikan permukaan di perairan sekitar Muara Binuangeun. Banyak pemancing sangat menggandrunginya.

3. TROLLING (Tonda). Teknik memancing yang disebut ”trolling” ini harus menggunakan reel khusus (Open Reel) yang cukup kuat dan joran khusus yang umumnya hanya terdiri dari 1 batang dan harus ditarik kapal dengan kecepatan 5-7 knot. Trolling biasanya menggunakan umpan buatan yang dibuat dari fiber glass, kayu atau plastik. Umpan palsu yang paling populer adalah yang disebut Rapala untuk memancing ikan ikan seperti Tenggiri dan Wahoo. Ada jenis umpan palsu lain yang disebut Konahead yang berbentuk seperti cumi tapi berwarna menyolok untuk mancing ikan ikan sejenis Marlin, Layaran dan Lemadang. Jarak umpan dari kapal sekitar 20-100m tergantung dari ukuran umpannya. Cara ini sangat populer digunakan di perairan sekitar Binuangeun dan Ujungkulon tetapi tidak efektif bila digunakan di daerah Kep. Seribu atau di Selat Sunda bagian utara yang tidak banyak ikan palagis diatas 10 kg.

4. CASTING, biasanya dilakukan dari pinggiran laut, seperti dermaga, batuan, pantai, bahkan diatas kapal yang sedang berhenti / jalan dengan pelan. Joran yang digunakan adalah joran khusus yang bersifat lentur (tidak kaku) dan panjangnya antara 150 sampai 172 cm cm karena berbeda dengan Popping (lihat teknik nomor 8) lontaran umpan biasanya tidak perlu terlalu jauh (antara 20 sampai 30 m). Reel yang digunakan bisa spinning bisa juga reel khusus (baitcasting). Umpan yang digunakan biasanya umpan tiruan (lure) yang berbentuk ikan ikanan, serangga atau binatang laut lain dengan berat sekitar 7 sampai 20 gram. Caranya adalah umpan dilempar sejauh mungkin, kemudian reel digulung dengan cepat. Hal ini harus dilakukan terus menerus sampai ikan menyambar atau sampai pemancing merasa lelah dan menyerah. Oleh karena itu cara mancing seperti ini termasuk Popping dan Jigging (lihat nomor 7 dan 8 ) dikategorikan sebagai Sportfishing yaitu mancing sambil ber olah-raga! Penggemar Casting yang sudah sangat piawai lebih suka menggunakan reel khusus yang disebut Baitcaster lengkap dengan jorannya. Posisi spool Reel Baitcaster seperti juga reel model overhead umumnya adalah melintang sehingg mampu meluncurkan PE atau kenur tanpa hambatan/gesekan dengan spool sehingga PE bisa meluncur dengan lebih cepat dan mencapai jarak yang lebih jauh dari reel spinning. Inilah kelebihan reel Baitcaster dibanding Reel model Spinning. Tetapi, karena kelebihannnya reel tersebut punya kelemahan. PE yang meluncur bila terlampat dihentikan (di reem) sewaktu lure menyentuh air dapat menyebabkan PE meluncur terus dan tumpah ruah sehingga mengakibatkan kusut parah. Oleh karena itu, untuk mampu menggunakan reel Baitcaster memerlukan latihan yang terus menerus untuk menguasai penggunaannya karena

5. SURF CASTING. Teknik mancing ini dilakukan dari pantai dengan menggunakan joran yang panjangnya kira-kira 4m dan biasanya terdiri dari 3 pieces (potong) yang harus disambung jadi satu. Jorannya hampir seperti joran spinning atau popping biasa hanya jauh lebih panjang. Pemancing juga harus menggunakan reel yang berukuran cukup besar (biasanya model spinning kelas 4000 keatas). Oleh teman-teman di daerah Yogya teknik mancing ini disebut PASIRAN. Walaupun teknik dasarnya hampir sama dengan casting yaitu melontarkan umpan sejauh jauhnya tetapi dalam Surf Casting, umpan yang di lontarkan justru dibiarkan mendarat dan tinggal di tempat dia jatuh. Oleh karena itu teknik mancing ini harus menggunakan timah pemberat untuk menahan agar umpan tidak bergerak kesana kemari dibawa ombak. Umpan yang digunakan juga bukanlah umpan palsu (tiruan) tetapi biasanya irisan ikan, cacing laut, undur-undur atau kerang-kerang yang ditemukan dipesisir. Pelontaran umpan tidak dilakukan secara sembarangan tetapi harus ditujukan ke cekukan cekukan/celuk yang diperkirakan ada ikan. Selain daripada itu surf casting biasanya dilakukan pada waktu pasang naik karena pada saat itulah ikan ikan mendekati pantai untuk mencari makanan. Selain dipantai, teknik surf casting juga bisa dilakukan di muara sungai, juga pada saat laut pasang!

6. ROCK CASTING. Teknik mancing ini hampir sama dengan teknik Surf Casting dan menggunakan peralatan yang hampir sama tetapi dilakukan dari atas batu karang (rock) atau pinggir laut yang curam. Teknik dasarnya juga sama yaitu melontarkan umpan sejauh jauhnya dan umpan yang di lontarkan dibiarkan mendarat dan tinggal di tempat dia jatuh. Oleh karena itu teknik mancing ini harus menggunakan timah pemberat untuk menahan agar umpan tidak bergerak kesana kemari dibawa ombak. Umpan yang digunakan juga bukanlah umpan palsu (tiruan) tetapi biasanya irisan ikan, cacing laut atau kerang-kerang yang ditemukan dipesisir. Seperti dalam Surf Casting, pemancing biasanya tidak memegangi jorannya terus menerus tetapi menempatkannya disuatu tempat atau pada penyangga yang kokoh dan mengamati dari kejauhan sampai umpannya disambar ikan. Memancing dengan teknik Rock Casting sebenarnya sangat berbahaya karena pemancing harus memanjat tebing dan mencari spot diatas permukaan batu karang yang tingginya dari permukaan laut antara 2 m sampai 20 m. Yang hanya 4 m dari permukaan laut dapat tiba tiba dikelilingi air laut dan terpisah dari daratan pada saat pasang naik. Lokasi yang sangat tinggi juga sangat berbahaya karena ada bahaya terjatuh kedalam laut. Oleh karena itu teknik ini biasnya hanya dilakukan oleh pemancing yang suka mencari petualangan. Para ahli menasihatkan agar mereka yang senang ”Rock Casting” selalu melakukannya bersama teman agar bisa saling menolong.

7. JIGGING – Menurut para ahli, Jigging sebagai salah satu teknik mancing bukanlah sesuatu teknik yang baru muncul. Nelayan dari beberapa negara sejak ribuan tahun lalu telah mencoba ”menipu” ikan dengan menggunakan umpan palsu yang dibuat dari timah atau logam lain berbentuk ikan kecil yang dicemplungkan ke dasar laut lalu kemudian ditarik dengan cepat keatas. Pada saat ini, spot yang paling populer untuk teknik Jigging bagi para pemancing Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten adalah di perairan Muara Binuangeun sekitar Pulau Deli dan di Sea Mount Reef yang lokasinya antara Lampung Barat dengan Ujung Kulon. Jigging biasnya dilakukan pada spot yang terdiri dari terumbu karang atau tubiran dengan kedalaman antara 50 sampai 100 m. Jig yang digunakan biasanya adalah yang memiliki berat minimal 150 gram agar terjun dengan cepat menuju dasar laut. Tetapi saat ini teman teman penggemar Jigging di Sea Mount Reef dan di Bali lebih suka menggunakan jig yang beratnya antara 230 sampai 400 gram tergantung jenis ikan yang menjadi sasaran. Memancing dengan teknik Jigging memerlukan peralatan yang berbeda dari teknik Popping atau Casting. Joran yang digunakan cenderung lebih kaku dan pendek (antara 150 sampai 170 cm), agak lebih kaku dari joran untuk mancing Dasaran. Joran untuk jigging hampir mirip dengan joran Trolling tetapi lebih kecil ukurannya dan terdiri dari 2 sambungan yang sambungannya berada diujung pangkal joran (butt). Reelnya juga harus lebih kokoh dibandingkan dengan reel untuk popping walaupun pada dasarnya bisa ditukar-tukar. Seperti telah disebutkan diawal sewaktu Jigging, jig tidak diayunkan ke spot yang dijadikan target tetapi dicemplungkan dan dibiarkan meluncur ke dasar laut secepat mungkin kemudian segera menggulung reel dengan cepat sambil sesekali disentak sentak. Cara tersebut dilakukan agar umpan tiruan tersebut bergerak mirip ikan umpan alami tetapi berenang menuju keatas sehingga ikan sasaran mau menyambarnya. Jigging biasanya dilakukan dari kapal/perahu yang lego jangkar dan berdiam ditempat. Tetapi waktu saya igging di Bali dengan beberapa teman perahu kami dibiarkan hanyut dan kemudian harus kembali ke spot semula karena kedalaman lautnya mencapai 80 sampai 90 m sehingga sulit untuk lego jangkar. Bila terjadi strike, jig biasanya tiba tiba terasa berat dan ada yang menarik sehingga harus segera dilakukan ”fight” agar ikan tersebut tidak bisa menyelam dan bersembunyi didalam karang. Seperti juga dalam Popping, tantangan utama dalam jigging adalah justru mempertahankan agar ikan yang menyambar jig tidak bisa lari dan bersembunyi dibalik karang. Bila ini terjadi maka yang biasanya terjadi adalah jig terpaksa diputuskan/dikorbankan. Istilah para pemancing Indonesia adalah menjadi sesajen untuk laut selatan (bila terjadinya di Binuangeun).

8. POPPING. Teknik Popping pada dasarnya termasuk dalam kelompok Casting. Tetapi teknik Popping menggunakan joran (rod) yang cukup panjang, antara 180 sampai 210 cm dan terdiri dari 2 pieces yang disambung. Cincin-cincin (guide/kolongnya) berukuran besar agar kenur dapat meluncur dengan cepat dan sewaktu di retrieve (digulung) benang PE atau kenur akan kembali dengan lancar. Joran yang lebih panjang akan menghasilkan pelontaran umpan yang lebih jauh. Reel yang digunakan biasanya kelas 6000 keatas dan kenurnya adalah benang PE (Braided) kelas 50 lbs sampai 80 lbs. Sesuai dengan sebutannya, teknik popping khusus menggunakan ”lure” (umpan buatan) yang disebut Popper yang biasanya berukuran besar dengan berat antara 80 sampai 100 gram. Umpan buatan yang dipakai terdiri dari 2 jenis. Yang pertama disebut ”Chugger” yang kepalanya rata dan memiliki cekukan seperti mangkok. Chugger ini bila disentak sewaktu mengapung akan menimbulkan bunyi ”pop, pop, pop” karena kepalanya menabrak air laut. Itulah sebabnya ia disebut ”popper”. Jenis yang satu lagi disebut ”Pencil” karena kepalanya ”tajam” dan pensil ini tidak disentak sentak tetapi hanya ditarik terus. Teknik Popping hampir sama dengan Casting yaitu mengayunkan umpan tiruan ke spot yang dijadikan target kemudian menggulung reel dengan cepat, lalu setelah bebera putaran popper disentak (bila umpannya Chugger) lalu menggulungnya lagi. Cara tersebut dilakukan agar umpan tiruan tersebut bergerak mirip ikan umpan alami, sehingga ikan sasaran mau menyambarnya. Perbedaan utama antara Popping dengan Casting adalah bahwa Popping biasanya dilakukan dari kapal/perahu yang ”stand bye”. Artinya mesin kapal tetap hidup dan jangkar tidak diturunkan agar kapal bisa segera mundur bila telah terlalu dekat ke karang atau bila umpan disambar ikan target agar ikan tersebut tidak bisa menyelam dan bersembunyi didalam karang. Teknik ”popping” sangat populer di perairan Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur (sekitar Pulau Komodo) dan banyak dilakukan oleh orang asing, seperti Jepang, Korea dan juga Indonesia. Popping sekarang sangat populer dikalangan pemancing hobbyist Indonesia terutama untuk memancing Tuna pada waktu musimnya dan GT (Grand Trevally/Kuwe Gerong) yang bisa dilakukan kapan saja asal di spot yang tepat. Spot yang paling populer untuk pemancing Jabodetabek dan Banten saat ini adalah di sekitar Karang Tungku Tiga dan Batu Mandi sekitar Pulau Sanghyang, Tanjung Tua dan Karang Krekah dekat Bakauhuni, di Karang Jajar dan sekitar Pulau Panaitan, Ujungkulon. Semua spot ini berada di wilayah perairan Selat Sunda. Gerombolan ikan Tuna sirip kuning biasanya muncul sekitar bulan Maret-April di perairan Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

9. Mancing GARONG. Cara mincing ini secara popular diplesetkan dengan sebutan “ngegarong” karena menggunakan sejenis mincing yang bermata 6(enam) berbentuk seperti matahari yang disebut pancing “GARONG”! Uniknya, seringkali (atau lebih sering) ikan yang digarong tertangkap bukan karena pancing nyangkut di mulutnya tetapi nyangkut di insang, di pipi, pundak, perut, buntut, dsb. Mancing garong ini biasanya menggunakan joran TEGEK yaitu joran tanpa kolong-kolong (cincin/guide) yang panjangnya antara 4 m sampai 6 meter. Mancing cara “garong” ini harus menggunakan pelampung kecil yang dibuat dari kayu ringan dan biasanya berbentuk seperti “piring terbang”. Jarak antara pelampung dengan pancing garongnya hanya berkisar sekitar 50 cm sampai 100 cm sedangkan seluruh panjang kenur dari ujung joran sampai mata pancing hanya 2 sampai 3 m. Mancing ini umumnya menggunakan umpan lumut laut yang banyak tersedia dibebatuan di pantai. Kadang kadang orang menggunakan nasi atau kue. Umpan tersebut tidak ditempelkan di pancing tetapi dijepit oleh kenur kira kira 1 – 2 cm diatas pancing. Target yang utama adalah ikan Baronang, Botana, dan terkadang juga ikan Kakak Tua. Tehnik ini murah tetapi sangat unik, eksentrik dan sebenarnya sangat sulit. Mancing “garong” tidak memerlukan perahu atau kapal karena dilakukan dari pinggiran seperti dermaga, batu batu (beton) pemecah ombak, atau jembatan di sekitar pantai. Oleh karena itu, teknik mancing yang satu ini dianggap yang paling murah biayanya dan banyak orang sangat menikmatinya dan benar-benar ketagihan!

Catatan khusus tentang lokasi mancing di laut sekitar DKI & Jabar

1. Musim Mancing:

 Laut Jawa & Selat Sunda : Antara bulan Mei sampai Nopember (musim Angin Selatan)

 Binuangeun, Pelabuhan Ratu, Pangandaran & Cilacap: Antara bulan Nopember – Mei (Musim Angin Barat)

 

2. Sewa Kapal (Perahu):

 Teluk Jakarta (dari Tanjung Pasir atau PLTU) Sewa seharian (12 jam) biasanya dari jam 05.00 pagi sampai jam 17.00 rp.800.000,- duluar umpan, es balok, bekal & tip. Kapasitas perahu maksimum 4 orang pemancing plus 3 ABK.

 Merak (untuk mancing disekitar Pulau Sanghyang dan Karang Tungku 3) biaya sama dengan di Jakarta. Kapasitas kapal sama. Jam penyewaan juga sama.

 Anyer (Dermaga Paku); sama dengan di Merak.

 Muara Binuangeun ; antara rp.4 jt sampai 10 juta untuk 36 jam. Lain-lain sama

 Pelabuhan Ratu rp.3 sampai 4 jt. Untuk selama 12 jam !

3. Pelayanan di Kapal/Perahu

i. Kapten membawa kita ke spot mancing yang biasa dia pergi. Biasanya karang atau kapal karam. Kapal di Binuangeun dilengkapi GPS dan Fish Finder selain Radio Komunikasi. Kapten di Pelabuhan Ratu membawa pemancing mengejar Tuna pada waktu musimnya.

ii. ABK memasakan nasi, menggoreng ikan, membuat kopi/teh. Ada kapten/ABK di Mereka yang pandai membuat pindang kuah.

iii. ABK bertindak sebagai Caddy. Memasangkan umpan, mengganco/menjaring ikan dan melepaskan kail. Mereka juga membantu mengikatkan knot/rig, kail dan timah pemberat.

iv. ABK di Muara Binuangeun akan membersihkan semua peralatan mancing, melepaskan reel dan membersihkan semuanya selama perjalanan pulang.

 

(Dikumpulkan dan ditulis ulang oleh A. S. Ruky)