Memancing di empang…….. asyik…..

mancing saat di pemancingan bosowa ……kemaren  betul – betul seru……

walau mancing disitu memang dibayar….. akan tetapi dengan sensasi tarikan ikan yang berada di dalam kolam tersebut serasa layak untuk dibayar….. hehehe.

penasaran…..yah…..

AYO KITA MANCING…………..

my father

yah lumayan hasilnya…….. mancing bareng Ayahanda & My Cussons…..




memancing bersama saudara/ rekan di PERSMAS community of facebook

Dari kiri ke kanan: firman, Hendrik Bombers (Dg. Tiro), Azis (Chi2), Pian Cepot, Krg. tutu, H. Embong, Puang rate, Ridho (Laskar GK), Zedick, Iqbal (Panjul), D~wank, RIvald.



IKAN – IKAN Favorit PEMANCING EMPANG, RAWA, SUNGAI

Ikan Nila

Ikan Nila memiliki nama latin Oreochomis Niloticus, ikan ini merupakan favorit baru untuk pemancingan di kolam air tawar. Meski memiliki daging kulit yang tidak terlalu tebal, ikan ini tetap menjadi pilihan pemancing. Terutama di kolam atau waduk dan bendungan dengan pola hidup yang sangat toleran dengan alam, ikan ini mampu berkembang biak di habitat alam yang cukup extreme, dengan keadaan air yang payau dan setengah asin sampai di perairan yang berada di pegunungan yang suhunya dingin.

ikan nila merah

ikan nila merah

Ikan nila termasuk ikan omnivore yaitu pemakan segala, Untuk menarik ikan nila para pemancing dapat menggunakan umpan alami seperti cacing, laron atau umpan tumbuh – tumbuhan yaitu lumut. Lumut yang baik adalah lumut yang masih segar dan kalau anda susah mencari, dapat membelinya di penjual lumut di pinggir jalan. Pekerjaan ini cukup baru sebenarnya, mengingat dulu lumut tentu saja dapat dengan mudah anda cari di sawah – sawah dan pematang dengan tanpa bayar.

Ikan nila memiliki beberapa varietas, yang banyak di kembang biakkan adalah Nila lokal, Nila gift, Nila nifi atau nila merah. Pada saat di budidayakan, nila dapat diberi makanan pengganti seperti pelet. Nila yang dipelihara di kolam biasanya ditujukan untuk konsumsi dan untuk melayani pesanan kolam – kolam pancingyang sekarang banyak menjamur. Untuk pemancingan jenis ikan nila yang merupakan hasil pembenihan di kolam, biasanya pemancing menggunakan umpan buatan juga sebagai selingan selain lumut sebagai umpan utama.

 

 IKAN  MAS

 

Ikan mas atau Ikan karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia.

Di Indonesia, ikan mas memiliki beberapa nama sebutan yakni kancra, tikeu, tombro, raja, rayo, ameh atau nama lain sesuai dengan daerah penyebarannya.

 

 

 

Saat ini, banyak sekali jenis ikan mas yang beredar di kalangan petani, baik jenis yang berkualitas tidak terlalu tinggi hingga jenis unggul. Setiap daerah memiliki jenis ikan mas favorit, misalnya di Jawa Barat, ikan mas yang paling digemari adalah jenis ikan mas majalaya. Di daerah lain, jenis ini belum tentu disukai, begitu juga sebaliknya. Perbedaan tersebut biasanya dipengaruhi oleh selera masyarakat dan kebiasaan para petani yang membudidayakannya secara turun-temurun.

Dari beberapa jenis ikan mas yang telah dikenal masyarakat, varietas majalaya termasuk jenis unggul. Buktinya, varietas ini telah dilepas oleh Menteri Pertanian tahun 1999 dalam rangka HUT ke-25 Badan Litbang Pertanian.

Jenis-jenis ikan mas secara umum dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yakni ikan mas konsumsi dan ikan mas hias. Jenis ikan mas konsumsi adalah jenis-jenis ikan mas yang dikonsumsi atau dimakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi yang berasal dari hewan. Sementara itu, jenis ikan mas hias umumnya digunakan untuk memenuhi kepuasan batin atau untuk hiasan (pajangan) dan dipelihara di kolam-kolam taman atau akuarium.

 

 

Ikan Bawal

Ikan bawal merupakan ikan import dari Brasil. Nama latinnya collossoma macropomum Ikan ini sangat mirip penampilannya dengan ikan piranha. Dengan badan yang pipih dan bulat dan warna kulit keperak – perakan, memiliki lubang hidung yang besar, dan warna ujung sirip berwarna merah atau kuning. Kadang mungkin anda bisa tertipu oleh penampilannya. Seperti kerabatnya ikan piranha ikan ini termasuk ikan carnivora yakni pemakan daging. Di habitat aslinya di sungai amazon sana ikan ini bergerombol dalam jumlah yang kecil dan mencari mangsa ikan kecil, katak, siput atau udang. Dengan gigi – giginya yang tajam, ikan ini merupakan predator sejati.

Ikan bawal sebenarnya nmasih cukup baru diperkenalkan di industri perikanan tanah air, namun karena hasil penyebarannya mendapat respon dari para petani ikan. Jumlahnya konsumsi ikan bawal semakin hari semakin meningkat. Ikan bawal memiliki rasa daging yang gurih dan enak, meski cukup banyak duri pada dagingnya. Sebagai ikan konsumsi ikan ini sekarang menjadi alternative baru.

ikan-bawal

ikan bawal tawar

Untuk pemancing sendiri tentu saja bisa menikmati mancing ikan bawal hanya di kolam pancing saja. Sebagai ikan import tentu saja tidak  bisa ditemukan di alam liar. Ikan ini cukup mengasikkan saat di pancing. Sebagai ikan carnivore, memancing ikan bawal cukup mudah. Anda bisa menyiapkan umpan isi perut ikan lain yang tentu saja mudah anda temukan di kolam pancing. Isi perut ikan mujair, ikan gurami atau ikan apa saja yang berbau anyir akan menyebabkan ikan bawal bisa didapatkan dengan mudah. Ikan ini memiliki indera penciuman yang sangat baik apalagi dengan bau darah.

 

Ikan Gurami

Ikan Gurami dalam bahasa latin memiliki nama Osporonemus Gouramy . disebut rajanya ikan air tawar bukan karena keindahan tubunya, tetapi karena memiliki rasa yang paling enak dari ikan – ikan lain. Gurami sendiri memiliki komposisi daging yang tebal dan empuk sehingga untuk menikmatinya akan lebih nyaman..tak banyak duri. Sebagai ikan air tawar gurami layak disandingkan sebagai no.1 ikan paling suipp…enaknya

ikan gurami

ikan gurami

Bagi para pengelola kolam ikan, gurami juga merupakan jenis ikan favorit, selain karena harganya mahal, untuk membiakkan dan memelihara ikan gurami cukup mudah. Dengan selalu memperhatikan kondisi air yang bersih dan suhu yang dijaga teratur 24 -28 celcius pertumbuhan ikan gurami dapat maksimal. Pakan yang disediakan juga cukup beragam. Ikan ini termasuk ikan pemakan segala atau omnivora , ikan gurami dapat diberi makan berbagai macam mulai daun- daun an seperti daun yang hidup di air ; kangkung, genjer , mata lele ( azolla ) daun2 ekor kucing ( hydrilla ) atau pakan almi seperti  daun talas atau daun sente, daun papaya, dan daun singkong. Sekarang pun gurami juga diberikan pakan tambahan yakni pelet untuk mempercepat pertumbuhannya.

Info untuk pemancing. faktanya ikan urami termasuk ikan yang memiliki bentuk yang cukup besar dengan berat ikan mulai dari 1 – 2 kg per ekornya. Ikan gurami memiliki ciri – ciri  menyambar langsung makanannya, Maka bagi pemancing dibutuhkan senar ukuran cukup besar sesuai dengan berat badannya dan mata pancing dengan kualitas yang bagus dari karbon dengan ukuran cukup besar plus ditambah dengan sedikit keberuntungan dan keahlian untuk tarik ulur di kolam agar ikan bisa diangkat dari kolam,..dibersihkan,…dibakar…nyam..nyam J  mak..nyuss

 

 

Ikan gabus

 

 
 
 
   
:  
   
   
   
   
   
 
 
 

Ikan gabus adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: aruan, haruan (Mly.,Bjn), kocolan (Btw.), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jw.), dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793).

 Pemerian

Kepala ikan gabus

Kepala ikan gabus

Ikan darat yang cukup besar, dapat tumbuh hingga mencapai panjang 1 m. Berkepala besar agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead), dengan sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya.

Sisi atas tubuh –dari kepala hingga ke ekor– berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih, mulai dagu ke belakang. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata, bercoret-coret) yang agak kabur. Warna ini seringkali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulut besar, dengan gigi-gigi besar dan tajam.

Kebiasaan

Ikan gabus biasa didapati di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Ikan ini memangsa aneka ikan kecil-kecil, serangga, dan berbagai hewan air lain termasuk berudu dan kodok.

Seringkali ikan gabus terbawa banjir ke parit-parit di sekitar rumah, atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan di sana. Jika sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui ‘berjalan’ di daratan, khususnya di malam hari di musim kemarau, mencari tempat lain yang masih berair. Fenomena ini adalah karena gabus memiliki kemampuan bernapas langsung dari udara, dengan menggunakan semacam organ labirin (seperti pada ikan lele atau betok) namun lebih primitif.

Pada musim kawin, ikan jantan dan betina bekerjasama menyiapkan sarang di antara tumbuhan dekat tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama kian kemari untuk mencari makanan. Kelompok muda ini dijagai oleh induknya.

Penyebaran

Ikan gabus menyebar luas mulai dari Pakistan di barat, Nepal bagian selatan, kebanyakan wilayah di India, Bangladesh, Sri Lanka, Tiongkok bagian selatan, dan sebagian besar wilayah di Asia Tenggara termasuk Indonesia bagian barat.

Keragaman Jenis

Gabus dan kerabatnya termasuk hewan Dunia Lama, yakni dari Asia (genus Channa) dan Afrika (genus Parachanna). Seluruhnya kurang lebih terdapat 30 spesies dari kedua genus tersebut.

Di Indonesia terdapat beberapa spesies Channa; yang secara alami semuanya menyebar di sebelah barat Garis Wallace. Namun kini gabus sudah diintroduksikan ke bagian timur pula.

Salah satu kerabat dekat gabus adalah ikan toman (Channa micropeltes), yang panjang tubuhnya dapat melebihi 1 m dan beratnya lebih dari 5 kg.

Manfaat dan Kerugian

Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ikan-ikan gabus liar yang ditangkap dari sungai, danau dan rawa-rawa di Sumatra dan Kalimantan kerap kali diasinkan sebelum diperdagangkan antar pulau. Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup, merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.

Ikan gabus juga merupakan ikan pancingan yang menyenangkan. Dengan umpan hidup berupa serangga atau anak kodok, gabus relatif mudah dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat, dapat dengan mudah memutuskan tali pancing.

Akan tetapi ikan ini juga dapat sangat merugikan, yakni apabila masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan (Meskipun beberapa kerabat gabus di Asia juga sengaja dikembangbiakkan sebagai ikan peliharaan). Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu masih berukuran kecil.

Sejak beberapa tahun yang lalu di Amerika utara, ikan ini dan beberapa kerabat dekatnya yang sama-sama termasuk snakehead fishes diwaspadai sebagai ikan berbahaya, yang dapat mengancam kelestarian biota perairan di sana. Jenis-jenis snakehead sebetulnya masuk ke Amerika sebagai ikan akuarium. Kemungkinan karena kecerobohan, maka kini snakehead juga ditemui di alam, di sungai-sungai dan kolam di Amerika. Dan karena sifatnya yang buas dan invasif, Pemerintah Amerika khawatir ikan-ikan itu akan cepat meluas dan merusak keseimbangan alam perairan.

Tips Mancing Ikan di Kolam / Pemancingan Kiloan

 

 

Mancing di kolam / pemancingan kiloan adalah alternatif lain dari mancing di empang, yang dari segi kepuasan seeh….. pasti akan dapat sensasi tarikan/ fight dari ikan2 yang berukuran besar & kayaknya ukuran ikan dalam kolam tersebut rata2 sama ukuran/ besarnya……

 

namun dari segi ekonomisnya…… mancing di kolam kiloan…..Huuuuuffft harus menyediakan EXTRA money…(DUIT…..DUIT)…….karena bayangkan aja.. masuk saja udah di suruh bayar, lantas habis mancing ikan hasil tangkapan/ pancingan pasti ditimbang perkilo…..

jadi usul saya, mikir-mikir dulu deeh…… tapi klo udah kebelet mancing…..hehehehe (pake kebelet)…. yaaah terserah dari anda deeh….. SLAMAT MENCOBA 


MANCING NILA (MANCING LOBANG)

 

- Mancing Lobang atau istilah lain dari mancing ikan mujair atau Nila tepat di sarangnya. Mujair atau Nila dewasa terbiasa membuat sarang berupa lobang di dasar empang, danau, yang berlumpur atau berpasir. Guna lubang ini adalah untuk perkawinan dan memijah. Sarang ini oleh si jantan selalu dibersihkan dari segala kotoran dengan cara menggoser-goser badannya. Akibat seringnya di bersihkan, otomatis tempat yang sering dibersihkan itu menjadi lebih dalam dari sekitarnya. Inilah yg di sebut lobang.

 

Untuk melakukan mancing lubang, usahakan lebih dulu untuk mencari lobang-lobang tersebut di perairan yang dihuni oleh mujair/nila. Untungnya ikan ini lebih memilih daerah tepian yang agak dangkal dengan kerimbunan tanaman air. Joran yang dipakai sebaiknya joran tegeg tanpa ril dengan kenur atau tali pancing sepanjang joran saja. Rangkaian dibikin seperti rangkaian mancing ikan mas ber-pelampung, model pelampung boleh bulat atau model bulu dengan pemberat sebesar kedele. Mata kail rangkai 2 atau 3. Kalau bisa cari mata kail model jangkar payung spt yg dipakai pemancing baronang, atau cari yang dibuat khusus untuk mancing lobang.

 

Mancing lubang tidak memerlukan umpan. Mula mula setel pelampung sepanjang kedalaman rata-rata. tenggelamkan secara perlahan ke perairan. Lihat posisi pelampungnya, pindahkan ke kanan atau kiri atau mendekat, perhatikan bila pelampung tiba-tiba tenggelam lebih dalam. Apabila lubangnya berpenghuni, maka si Nila atau mujair akan berusaha menyingkirkan rangkaian kail yang memasuki sarangnya ini. Grakan ikan yang mencoba menyingkirakan rangkaian kail inilah yang membuat pelampung bergerak-gerak. Sekarang tinggal kecermatan pemancing saja dalam menggentak jorannya.

 

Kail jangkar payung atau kail garong yang biasa digunakan untuk memancing baronang, bisa juga untuk mancing lubang. Kail ini bisa dibuat sendiri, caranya:

 

  • Ikat pancing ukuran besar no 5 atau 6 menggunakan kenur yg sangat kaku. Bikin 4 ikatan. +-20cm
  • cari pemberat berlubang model bulat atau kerucut seukuran bemper Galatama.
  • Buat keratan berbentuk X atau + pada satu sisi pemberat, untuk kerucut buat di bagian bawah. dan lubang timah adalah pusat keratan dan perlu diperbesar.
  • Masukkan kenur pengikat kail pada lubang, buat panjang kenur dr mata kail ke timah menjadi max 5 cm saja dan simpulkan pada kili-kili
  • Masing-masing kenur pengikat masukkan pada jalur keratan tadi dan pepatkan pakai tang atau di ketok spy arah ikatan pancing tetap keluar dan mata pancing mengarah ke atas membentuk jangkar 4 mata

 

MANCING IKAN MAS

 

 

Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.

Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.

Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).

Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.

Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.

 

 


 

 

Dikutip dari milis mancing-alternatif, mancing soroako,http://www.geocities.com/mancing_galatama lalu saya lakukan editan seperlunya

Tips Memancing Kakap Putih di Sungai, by Bara_fisher a.k.a Sudarmanto


 

 

Tips Memancing Kakap Putih di Sungai

 

Pernahkah anda gagal memancing karena lokasinya tidak diprediksi sehingga rencana Anda tidak berhasil? Misalnya di laut, Anda lalai membaca awan sehingga turun hujan dan badai, sehingga rencana memancing menjadi gagal. Atau barangkali Anda datang dari jauh-jauah memancing di suatu sungai akan tetapi setelah sampai lokasi target ikan yang Anda inginkan tidak ada.

 

Pernahkah Anda berharap mendapatkan ikan pancingan sesuai target yang diinginkan?

 

Pernahkan Anda banyak mengingat ciri-ciri lokasi perairan yang memiliki kemungkinan kesempatan adanya ikan yang Anda targetkan?

 

 

Berikut kami sampaikan tulisan tentang Memancing Ikan Kakap Putih di Perairan Sungai, sekalian menambahkan thread beberapa rekan yang telah mendahului membuka thread daLam forum ini.

 

 

 

 

 

 

Ikan kakap putih mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat pada kondisi perairan payau ke perairan asin (laut) ataupun sebaliknya. Sehingga sering seorang pemancing mendapatkan kakap putih di sungai dengan berbagai variasi ukuran.

 

Hal ini biasa terjadi karena sistem salinitasnya memang memungkinkannya demikian.

Makanan ikan spesifik, (lihat tulisan saya sebelummnya ttg Umpan Memancing Ikan Kakap Putih) terdiri dari kelompok ikan kecil dan udang-udangan.

 

 

 

 

Karakteristik Sungai tempat habitat Kakap Putih, antara lain:

ü Sungainya lebar, mempunyai penampang basah permukaan semisal 30 meter, dengan kedalaman cukup untuk ukuran ikan setara 5kg (di P.Jawa)

(saya menyimpulkan sekitar kedalaman 5 meter sudah cukup untuk membuat kemungkinan ikan besar bermigrasi atau bermukim)

 

ü Debit aliran air kontinu.

(bukan terlalu sering terjadi air bah atau sentoran dari lokasi atas, kalo banjir sih… sudah biasa)

 

ü Salinitas tipe airnya : air payau atau intrusi air laut saat pasang. Sejauh air air laut pasang bisa mencapai aliran sungai di darat, maka sejauh itu memancing predator ikan kelas satu ini bisa dilakukan.

 

ü Warna air sungainya relatif bersih dapat berwarna hijau (algae) atau kuning atau coklat (mirip air teh).

 

ü Berada di lubuk (cekungan/ kedalam sungai pada suatu alur).

 

 

 

 

Lokasi sungai yang ideal bagi habitat kakap putih:

 

- Sungai relatif bebas dari kotoran berupa sampah, olie dan kayu-kayu terapung. (Anda tidak pernah menemukan ikan kakap putih ini pada air sungai yang banyak sampah, ikan ini tergolong pemilih lokasi yang bersih).

 

- Lokasi banyak tonggak, kayu menancap ataupun bakau, bekas jembatan atau di pile cap jembatan.

 

- Bila di alur sungai ada aktifitas kegiatan bongkar muat atau pelayaran, akan lebih baik Anda memancing di sekitar lokasi kegiatan di bagian hulu (arah laut).

 

- Bila memancing di sungai dengan tepinya tumbuhan paku-pakuan, sebaiknya telusuri lokasi badan sungai dengan lubuk yang mempunyai posisi luas dan dalam.

 

(Jika Anda mendapatkan ikan ini di saat pemancingan yang anda lakukan, maka kunjungi lokasi ini sekitar 1-2 bulan kemudian karena semakin sering anda kunjungi lagi, semakin banyak waktu sia2 yang anda buang. … hmm … mm. Sebaiknya memancing di sungai seperti menanam dan memanen > ciptakan lokasi pancing sungai sendiri dan jalan masuk jangan terlalu diketahui banyak orang )

 

- Bila memancing di sungai dengan tepian batu atau tonggak kayu, carilah lubuk air yang dalam dan saran saya sebaiknya posisi Anda berada bagian hilir (atas), usahakan umpan bergerak di antara hulu dan hilir sekitar lubuk.

 

- Jika Alur muara sungai menyempit dan terdapat tanggul kayu, tanggul batu aau kanan kirinya tekstur tanahnya keras berbatu maka Anda sebaiknya memancing di sekitar persis muara, jangan jauh-jauh dari muara. (Pesan saya: jika memancing malam di muara sungai sebaiknya Anda hanya tetap waspada dan tetap saling memperhatikan posisi teman Anda mancing.)

 

 

 

 

 

Peralatan Tambahan:

 

Selain alat pancing, peralatan yang sebaiknya Anda bawa bila memancing di sungai yang yang sangat perlu anda bawa (apalagi jika anda belum pernah memancing di lokasi tersebut sebelumnya) adalah:

 

Parang kecil > untuk membuka lahan/ lokasi.

Sepatu karet/ safety shoes > untuk perlindungan kaki terhadap ranting/ dahan kering sewaktu anda menyusur sungai

Rokok kretek / daun tembakau > barang ini berjaga bila terkena lintah atau pacet, air campuran tembakau dapat melepaskan mulut penghisap lintah/pacet.

Metode Mancing:

Umpan yang saya rekomendasi : Udang putih hidup / belut hidup / cumi utuh kecil

 

Metode Mancing yang sesuai:

 

Fly fishing

- Umpan yang Anda pakai sedikit lebih besar dari umpan biasa yang dipakai di laut. Misalnya : Umpan memancing di laut memakai udang putih 10-12 cm maka di sungai/ muara bisa dipakai ukuran 15cm.

- Pasang leader line dg seling 80 sepanjang 40cm, disambung langsung dg swivell. Umpannya hanya diperbolehkan 1 ekor.

- Sebaiknya semakin sering anda melakukan angkat turun umpan beberapa kali. (capek memang kalo mancing di sungai… ngangkat turunkan terus..)

 

Memancing dengan bandul timah.

Usahakan posisi umpan pada ketinggian 75 cm s/d 1 meter di atas bandul. Bandul tidak boleh terlalu berat.

 

 

 

 

Demikian kami bagi pengalaman ini.

Selamat mencoba!!

 

Salam buat semua rekan

Bara_fisher (pemancing barramundi… pemerhati ikan dan pemancingnya)

Sudarmanto

Fishyforum

 

Mancing di Danau Mawang (KAB.GOWA) SUL – SEL

 

Pernahkah saudara,  Mengunjungi Danau Mawang atau mungkin belum pernah mendengar nama danau tersebut. akan tetapi bagi Anda yang hobi memancing ikan? Mungkin Danau Mawang bisa menjadi salah satu alternatif tempat yang menarik untuk didatangi.

 

ok lah, bagi yang sudah tahu atau bahkan sudah pernah mengunjungi danau mawang. tapi bagi yang belum, saya akan menceritakan sedikit tentang lokasi danau mawang.(sepengetahuan ku saja tentunya….. heheheh)


Danau mawang terletak pada 13km from center Koordinat: 5°13’3″S   119°29’37″E atau lebih kurangnya terletak pada  terletak di kelurahan Romang Lompoa, kec. Bontomarannu Kabupaten Gowa sulawesi selatan. Danau mawang mempunyai ukuran….yaaah lumayan besar seeh….. pokoknya Setiap akhir pekan, biasanya danau ini ramai dikunjungi oleh wisatawan. Kebanyakan yang datang adalah muda-mudi yang ingin menyaksikan kesejukan dan keheningan alam & disana tempatnya asyik buat berkumpul bareng teman, dan khususnya tempat yang bagus untuk mancing…. walau ikan yang kita dapat biasanya kadang kecil, kadang besar….yahh tergantung rejeki…..hehehhehe…..

 

 

 

 

 

Setelah memasang rangkaian mata pancing ganda, perburuan ikan dimulai dengan 2 joran sekaligus. Sedikit info kalau joran dalam pemancingan di air tawar sudah kami setting sebelumnya dengan panjang senar yang sesuai dengan panjang jorannya. Ujung senar kami talikan dengan ujung joran dengan tali mati, sedang ujung senar satunya kami berikan kili – kili untuk memasang rangkaian mata pancing yang sudah kami beri snap. Mata pancing kami talikan sejumlah 4 biji di rangkaian tersebut  dan kami mengenalnya sebagai rangkaian lumut. Pemberat kami ukur seperlunya sehingga pelampung dapat sepenuhnya berdiri tegak sebagai indikator dapatnya ikan.

 

 

 

 

 

 

Memancing memang bukan hanya perkara teknik, kadang faktor alam atau faktor cuaca cukup berpengaruh dengan pola makan ikan,

 

KAMI PULANG DULU… SOALx DAH MALAM….

selamat mencoba….. mancing di DANAU MAWANG

 

Ewako Papekang……

Rutusu’ ( Cacing laut/ cacing berkaki) untuk UMPAN

Pernahkah anda melihat/ mepergunakan Rutusu’ ( Cacing laut/ cacing berkaki) sebagai umpan pancing….

banyak orang menggunakan udang hidup saja sebagai umpan untuk memancing….. tetapi sebenarnya Rutusu’ juga bagus sebagai umpan alternatif dalam mancing.

Rutusu’ (Cacing Laut)

Rutusu’ itu jenis cacing laut yang berkaki banyak dan berwarna putih kemerahan atau yang tak berkaki berwarna kehitaman seperti belut mas.  jenis ini hanya ada di pantai berpasir putih dan berdasar karang. Cacing ini biasanya berada di batas antara air dan pasir, saat air surut adalah waktu yang tepat untuk mencarinya. Cara mencarinya kita tinggal mengeruk pasir yang sudah diketahui ada cacingnya ( karena biasanya lokasinya sudah diketahui).

Kalau untuk jenis cacing yang kedua biasanya berada di muara2 sungai atau pantai berpasir hitam, cara mencarinya dengan alat seperti sabit tapi tidak tajam, caranya alat itu ditancapkan di pasir kemudian ditarik mundur, dan dengan sendirinya kalau ada cacing yang terlewati alat ini akan tersangkut dengan sendirinya. Sebetulnya alat inipun bisa digunakan untuk mencari jenis cacing yang pertama asal dasarannya rata.Contoh Rutusu’ : Suka umpan yang mana ? .

Rutusu’ (cacing laut) juga bisa kita jumpai di sekitaran pohon bakau (tepi pantai)di lumpur tanah yg agak keras, dikedalaman sktr 30cm, gali aja pake bilah bambu ato yg lebih bagus sih pake tangan, karena gerakan cacing ini cepat skli…cacingnya kecil agak kemerahan.

akan tetapi kalau malas mencari, kita hanya siapakan Rp 10.000, cukup buat mancing seharian,

Mancing Kiloan di PEMANCINGAN BOSOWA (MAROS)

Ada satu lagi tempat alternatif untuk memancing bagi MANCING MANIA yang berdomisili di MAKASSAR & sekitarnya. tempat ini terletak di kawasan lahan PENANGKARAN & PEMBIAKAN IKAN NILA yang terletak di daerah ……… Kabupaten Maros,  lokasi tersebut dikenal dengan sebutan PEMANCINGAN BOSOWA. adapun lokasi pemancingannya (Empang/ Tambak Nila)nya lumayan sangat luas…. mungkin ber Hektar…hektar… (Bosowa I, II, III, IV, & V).

 

 

 

kira-kira 1,2 Kg beratnya

 

 

Bagi pemula yang baru bisa mancing, mancing kiloan suatu pilihan yang tepat. Karena bila dibandingkan dengan sistim harian yang harus membayar sejumlah tertentu sebelum mancing maka perhitungan mancing kiloan berdasarkan jumlah berat ikan yang didapat. Bila ternyata ikan yang ditimbang beratnya cuma 2 kilo maka pemancing hanya dikenakan biaya untuk 2 kilo ikan saja. akan tetapi mancing saat di pemancingan bosowa ……kemaren  betul – betul seru……

 

walau mancing disitu memang dibayar….. akan tetapi dengan sensasi tarikan ikan yang berada di dalam kolam tersebut serasa layak untuk dibayar….. hehehe.

 

 

penasaran…..yah…..

 

          AYO KITA MANCING…………..

 

MUNIR GRANDSON

yah lumayan hasilnya…….. mancing bareng Ayahanda & My Cussons…..


 


 

 


 

 

 

 


 memancing bersama saudara/ rekan di PERSMAS community of facebook

Dari kiri ke kanan: firman, Hendrik Bombers (Dg. Tiro), Azis (Chi2), Pian Cepot, Krg. tutu, H. Embong, Puang rate, Ridho (Laskar GK), Zedick, Iqbal (Panjul), D~wank, RIvald.